Pesawat Tempur AS Bombardir Wilayah Iran Selatan

oleh -103 Dilihat
UAE Iran USA AirForce 05062019.jpg
Pesawat tempur milik Angkatan Udara Uni Emirat Arab Mirage 2000s (kiri) terbang bersama U.S. F-35A Lightning IIs di daerah tanggung jawab Pusat Komando Amerika Serikat di Teluk Arab, Rabu (29/5/2019). (ANTARA/REUTERS/HO)

KabarBaik.co, Iran – Jet tempur Amerika Serikat (AS) membombardir wilayan Iran Selatan pada Rabu (10/6) dini hari. Ledakan dan hantaman proyektil dilaporkan terjadi di beberapa lokasi di Provinsi Hormozgan

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa wilayah Sirik, Pulau Qeshm, dan Minab menjadi sasaran serangan yang dilakukan jet tempur Amerika Serikat.

Menurut laporan tersebut, sedikitnya enam ledakan terdengar di area yang menjadi target serangan, sementara televisi pemerintah Iran memastikan bahwa sebuah proyektil menghantam Kota Sirik.

Media pemerintah Iran kemudian memastikan bahwa beberapa proyektil juga menghantam Pulau Qeshm. Namun, sifat dan dampak pasti dari serangan tersebut masih belum jelas.

Penyiaran pemerintah Iran itu juga melaporkan bahwa sistem pertahanan udara di Bandar Abbas, Qeshm, dan Sirik telah diaktifkan.

Secara terpisah, kantor berita Mehr melaporkan terjadi empat ledakan di Pelabuhan Jask serta satu ledakan lainnya di pinggiran kota Bandar Abbas di Iran selatan.

Perkembangan tersebut terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS telah mulai melancarkan serangan yang disebut sebagai tindakan “membela diri” terhadap Iran.

CENTCOM menyatakan operasi tersebut diluncurkan sebagai respons atas jatuhnya sebuah helikopter Apache milik Angkatan Darat AS dalam insiden sebelumnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.