Pesona Krisan di Pasar Bunga Kayoon, Aroma Segar yang Tak Pernah Pudar di Jantung Surabaya

oleh -66 Dilihat
IMG 20260510 WA0014
Deretan bunga krisan tetap menjadi primadona warga Kota Pahlawan. (Foto: Dani) 

KabarBaik.co, Surabaya – Deretan bunga warna-warni kembali memenuhi Pasar Bunga Kayoon. Dari buket wisuda hingga dekorasi rumah, krisan tetap menjadi primadona warga Kota Pahlawan.

Di tengah hiruk-pikuk Kota Surabaya yang terus bergerak cepat, ada satu sudut kota yang seolah tak pernah kehilangan pesonanya. Saat melintasi kawasan Embong Kaliasin, aroma segar kelopak bunga langsung menyambut siapa saja yang datang.

Di sanalah Pasar Bunga Kayoon berdiri, menjadi sentra flora legendaris yang sejak lama akrab dengan kehidupan warga Kota Pahlawan. Minggu pagi (10/5), suasana Kayoon kembali ramai. Deretan outlet bunga tampak sibuk menata stok baru yang baru tiba dari kawasan dataran tinggi. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah bunga krisan atau chrysanthemum yang hadir dalam beragam warna menawan.

Krisan ungu yang elegan, kuning cerah yang hangat, hingga nuansa oranye tembaga tertata rapi di setiap kios. Mahkota bunganya dibungkus kertas putih pelindung agar tetap segar dan cantik saat dibawa pulang pelanggan.
Di antara sekian banyak jenis bunga yang dijual, krisan masih menjadi primadona di Pasar Kayoon.

Selain memiliki tampilan yang indah, bunga ini juga dikenal lebih tahan lama saat diletakkan di dalam vas. “Kalau krisan ini peminatnya paling stabil. Biasanya untuk buket wisuda, dekorasi rumah, sampai ucapan duka cita. Warnanya lengkap, jadi pelanggan bisa pilih sesuai kebutuhan dan suasana,” ujar Udin, salah satu pedagang bunga di Kayoon.

Bagi warga Surabaya, datang ke Pasar Bunga Kayoon bukan sekadar membeli bunga. Ada pengalaman tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain. Aktivitas tawar-menawar yang hangat, aroma bunga segar yang memenuhi lorong pasar, hingga para perangkai bunga yang cekatan merangkai hand bouquet menjadi daya tarik tersendiri.

Tak heran jika pasar bunga yang telah eksis puluhan tahun ini tetap bertahan di tengah perubahan zaman. Selain menyediakan bunga potong lokal seperti krisan dan mawar, sejumlah kios di Kayoon juga menawarkan bunga impor premium dengan berbagai pilihan warna dan jenis.

Menariknya lagi, banyak outlet yang buka hampir 24 jam sehingga memudahkan pelanggan yang membutuhkan bunga mendadak, bahkan di malam hari. Layanan custom bouquet pun menjadi salah satu keunggulan pasar ini.

Pengunjung dapat langsung memesan rangkaian bunga sesuai kebutuhan, mulai dari buket sederhana hingga bunga papan untuk berbagai acara. Untuk satu ikat besar bunga krisan, harga yang ditawarkan relatif ramah di kantong. Pedagang mematok harga mulai Rp 25 ribu hingga Rp 40 ribu, tergantung kualitas dan kerimbunan kelopak bunganya.

Para pedagang juga tak segan berbagi tips agar bunga tetap segar lebih lama. Salah satunya dengan memotong batang secara diagonal sebelum dimasukkan ke dalam air bersih serta menjauhkan bunga dari paparan sinar matahari langsung.

Di tengah gaya hidup perkotaan yang serba cepat, Pasar Bunga Kayoon tetap menghadirkan ruang kecil yang penuh warna dan kehangatan. Tempat di mana bunga bukan hanya sekadar hiasan, melainkan juga medium untuk menyampaikan perhatian, kasih sayang, hingga doa.

Dan ketika senja mulai turun di Surabaya, deretan krisan di Kayoon masih setia menunggu untuk dibawa pulang, mempercantik sudut ruangan, atau menjadi kejutan manis bagi orang-orang terkasih. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.