KabarBaik.co, Pasuruan – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo Dinas Kehutanan Jawa Timur menyatakan bahwa petugas gabungan dapat secara efektif mencegah perluasan titik api di kawasan Gunung Arjuno-Welirang.
Saat ini seluruh tim baik dari UPT Tahura Raden Sorerjo dan pihak-pihak lain sedang berupaya memastikan, untuk melokalisir agar titik api yang tersisa di wilayah tersebut tidak merembet ke wilayah lain dan menimbulkan titik api baru.
“Pencegahan perluasan titik api di titik Lapangan Kotak, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, secara efektif dilakukan oleh tim gabungan secara manual dengan menggebrak rambatan api menggunakan dahan dan ranting basah,” kata Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini.
Selain itu, Agustiningtyas menyatakan bahwa saat ini helikopter milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim disiagakan sekaligus melakukan observasi untuk membantu menanggulangi kebakaran dengan metode water bombing.
“Helikopter sedang melakukan observasi titik-titik mana yang dapat dijangkau, Kemungkinan besar helikopter water bombing dapat melakukan pembasahan di area bekas kebakaran agar mencegah api kembali muncul,” kata Agustiningtyas.
Sebagai tambahan, tiga titik api di kawasan hutan Gunung Arjuno-Welirang terdeteksi pada Rabu (19/8) dini hari yakni di wilayah Lengkehan, Lapangan Kotak, serta Pondokan yang ketiganya masuk di wilayah Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen.
Kemarin, Kamis (20/8) Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto telah memastikan bahwa dua titik api di Lengkehan dan Pondokan telah padam, sementara satu sisanya sedang dalam upaya masif petugas gabungan untuk dilakukan pemadaman.







