PLN Nusantara Power Buka Peluang Kerja Sama Energi Bersih dengan Bangladesh

oleh -122 Dilihat
IMG 20260826 WA0020
Senior Manager PLN NP UP Muara Karang Kurniawan (memegang mic) menjelaskan kepada delegasi Bangladesh inovasi terbaru CCU Alga Muara Karang.(Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Jakarta – Pengalaman PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mengelola pembangkit listrik dan mengembangkan teknologi energi bersih mendapat perhatian dari Bangladesh. Peluang kerja sama kedua negara di sektor energi pun terbuka lebih luas, tidak hanya dalam pengelolaan pembangkit, tetapi juga pengembangan teknologi rendah karbon.

Hal itu mengemuka saat Menteri Energi dan Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood, MP, bersama delegasi mengunjungi Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang, Jakarta. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Bangladesh di sektor energi.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak bertukar pengalaman mengenai pengelolaan pembangkit, peningkatan keandalan dan efisiensi operasi, hingga pengembangan energi bersih. Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah mengatakan, kunjungan delegasi Bangladesh menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama yang selama ini telah terjalin sekaligus memperkenalkan kemampuan PLN NP dalam menghadapi perubahan sektor ketenagalistrikan.

“Kami menyambut baik kunjungan Menteri Energi dan Mineral Bangladesh beserta delegasi ke UP Muara Karang. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, mulai dari pengelolaan dan peningkatan keandalan pembangkit, inovasi teknologi, hingga pengembangan energi bersih,” ujar Ruly, Rabu (26/8).

Menurut dia, hubungan kedua negara yang telah terbangun di sektor ketenagalistrikan diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan memberikan manfaat bagi Indonesia maupun Bangladesh. Kerja sama PLN NP dengan Bangladesh sebelumnya telah diwujudkan melalui keterlibatan perusahaan dalam proyek pemeliharaan dan Major Inspection Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkapasitas 150 megawatt (MW) di Bangladesh pada 2023 dan 2024.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu rekam jejak PLN NP dalam membawa keahlian pengelolaan pembangkit Indonesia ke pasar internasional. Dalam kunjungan ke UP Muara Karang, delegasi Bangladesh juga melihat langsung fasilitas pembangkitan serta sejumlah inovasi yang dikembangkan PLN NP untuk menjawab kebutuhan listrik yang semakin andal, efisien, dan berkelanjutan.

Salah satu fasilitas yang diperkenalkan ialah Green Hydrogen Plant (GHP) Muara Karang. Fasilitas tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya PLN NP mengeksplorasi pemanfaatan teknologi energi masa depan dan mendukung proses transisi energi.

Melalui fasilitas tersebut, hidrogen hijau diproduksi melalui proses elektrolisis dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan. Pengembangan hidrogen hijau menjadi salah satu langkah perusahaan dalam memperluas pemanfaatan solusi energi rendah karbon sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Menteri Energi dan Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood mengapresiasi pengalaman PLN NP dalam mengelola pembangkit sekaligus mengembangkan inovasi di tengah berlangsungnya transisi energi. Menurut dia, pengalaman Indonesia melalui PLN Nusantara Power dapat menjadi pembelajaran bagi Bangladesh, terutama dalam mengembangkan sektor ketenagalistrikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Hubungan Indonesia dan Bangladesh telah terjalin sangat baik, dan sektor energi menjadi salah satu ruang penting untuk memperkuat hubungan tersebut. Pengalaman PLN Nusantara Power dalam bekerja sama di Bangladesh merupakan bukti nyata bahwa kemitraan kedua negara telah menghasilkan kolaborasi konkret,” katanya.

Iqbal berharap kerja sama kedua negara dapat terus berkembang, termasuk dalam pengembangan energi bersih dan teknologi energi masa depan. Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan peluang bagi Indonesia untuk memperluas ekspor pengetahuan dan kompetensi di sektor ketenagalistrikan. Pengalaman operasional, penguasaan teknologi pembangkitan, digitalisasi, serta pengembangan energi hijau menjadi modal PLN NP untuk memperluas kontribusinya di tingkat internasional.

PLN NP terus melakukan transformasi bisnis pembangkitan melalui peningkatan keandalan dan efisiensi operasi, digitalisasi, serta pengembangan berbagai solusi energi hijau. Upaya tersebut sejalan dengan transformasi PLN Group dalam membangun sistem ketenagalistrikan yang andal, efisien, berkelanjutan, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan semakin terbukanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kerja sama Indonesia-Bangladesh di sektor energi diharapkan tidak berhenti pada pengelolaan pembangkit, tetapi dapat berkembang ke berbagai bidang baru, termasuk teknologi energi bersih dan solusi rendah karbon. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.