PLN Nusantara Power dan Vestas Bersinergi Dorong Potensi Energi Angin di Indonesia

oleh -293 Dilihat
IMG 20250424 WA0001 1
PLN Nusantara Power dan Vestas Development A/S resmi menandatangani nota kesepahaman kerja sama studi pengembangan pembangkit EBT di Indonesia.

KabarBaik.co – PLN Nusantara Power (PLN NP), subholding pembangkitan PLN, meresmikan kolaborasi strategis dengan Vestas Development A/S, perusahaan asal Denmark yang dikenal sebagai penyedia solusi energi angin terbesar di dunia. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, sebagai bagian dari peringatan satu dekade kemitraan energi Indonesia-Denmark.

MoU tersebut ditandatangani oleh Dwi Hartono, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN NP yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN NP, bersama Frank Sine, Senior Vice President Global Development Asia Pacific Vestas. Kerja sama ini bertujuan mengeksplorasi peluang pengembangan pembangkit listrik tenaga angin atau Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Indonesia.

Dalam sambutannya, Dwi Hartono menyampaikan keyakinannya terhadap peran energi baru terbarukan (EBT) dalam mendukung ketahanan energi nasional. “Kami percaya masa depan energi Indonesia terletak pada energi hijau. Kerja sama ini membuka peluang besar untuk mendalami potensi energi angin di tanah air, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam mempercepat transisi energi bersih,” ujarnya dalam pernyataan resminya, Kamis (24/4).

Kolaborasi ini mencakup pertukaran informasi teknis, penyusunan studi kelayakan awal, serta perencanaan proyek yang mengacu pada regulasi yang berlaku. Proyek-proyek potensial di berbagai wilayah Indonesia akan menjadi fokus utama eksplorasi bersama ini.

Vestas sendiri telah menginstal lebih dari 145 gigawatt (GW) turbin angin di 85 negara, menjadikannya pemimpin global di sektor energi angin. Dalam kesempatan tersebut, Frank Sine menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung Indonesia sebagai salah satu prioritas pengembangan energi terbarukan di kawasan Asia Pasifik.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam transisi energi di Asia. Kami sangat antusias menjalin kerja sama ini untuk mewujudkan proyek-proyek energi angin yang berkelanjutan,” kata Frank.

Nota kesepahaman ini berlaku efektif mulai 5 Februari 2025 selama dua tahun ke depan, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kesepakatan kedua pihak. Tahapan berikutnya akan melibatkan penandatanganan perjanjian lebih rinci untuk mengatur implementasi proyek.

Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah nyata PLN NP dalam mendukung target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emissions pada 2060, sekaligus mempertegas perannya sebagai motor penggerak transisi energi di Indonesia.

Langkah strategis ini diharapkan dapat membuka babak baru bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia, memperkuat komitmen negara dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengurangi emisi karbon secara signifikan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.