Presiden Prabowo Dipastikan Resmikan Museum Marsinah Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

oleh -144 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 15 at 5.32.09 PM
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (baju putih) memberikan keterangan pers di lokasi Museum Marsinah, memastikan Presiden Prabowo hadir besok untuk meresmikan gedung bersejarah tersebut (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Kabar gembira sekaligus kebanggaan besar menyelimuti warga Nganjuk, khususnya kaum buruh se-Indonesia. Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan secara tegas bahwa Presiden Prabowo Subianto akan hadir langsung di Bumi Anjuk Ladang pada Sabtu (16/5)

Agenda utama kunjungan bersejarah ini adalah meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro. Kepastian ini menjadi penutup segala spekulasi, sekaligus menandai momen penting pengakuan sejarah perjuangan buruh di tanah air.

“Sudah, sudah confirm, sudah confirm,” tegas Andi Gani saat ditemui awak media di lokasi Museum Marsinah, Jumat (15/5/2026), memastikan rencana kunjungan yang telah dinanti-nanti ini.

Dalam paparannya, Andi merinci dengan jelas jadwal kedatangan dan rangkaian kegiatan yang akan dijalani Kepala Negara. Berdasarkan jadwal yang telah disusun dan dikonfirmasi, Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB.

Tak berselang lama, tepat pukul 09.00 WIB, acara puncak peresmian akan segera dimulai. Rangkaian prosesi diawali dengan sambutan dari Presiden, dilanjutkan dengan penekanan tombol tanda peresmian, dan berlanjut menelusuri jejak sejarah yang tersimpan di dalam gedung tersebut.

“Jadi setelah saya, sambutan Bapak Presiden, kemudian Pak Presiden langsung menekan tombol dan saya akan ajak beliau langsung meninjau museum,” jelas Andi Gani, memaparkan alur kegiatan yang telah disiapkan matang.

Selain museum, keberadaan Rumah Singgah di lokasi yang sama juga menjadi perhatian utama. Namun, masyarakat perlu mengetahui bahwa fasilitas ini belum bisa langsung digunakan bersamaan dengan peresmian museum.

Andi Gani menjelaskan Rumah Singgah baru akan dibuka untuk umum tujuh hari setelah acara peresmian berlangsung. Nantinya, fasilitas ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, lengkap dengan pemandu (guide) dan pengurus yang bertugas agar pelayanan berjalan tertib dan nyaman.

“Rumah singgah yang kami buat untuk para peziarah yang tidak mendapatkan penginapan. Dan ini digratiskan, hanya maksimal satu malam. Ini akan dibuka secara resmi 7 hari setelah hari ini. Jadi nanti akan ada guide-nya, lalu ada pengurus. Agar bisa teratur ada jam masuk, kita akan buka jam 10.00 sampai jam 17.00,” tambahnya.

Bagi Andi Gani, peresmian ini bukan sekadar seremonial pemotongan pita. Ia menilai, kehadiran Presiden Prabowo secara langsung di lokasi memiliki makna sangat dalam dan strategis. Hal ini dinilai sebagai bentuk perhatian, penghargaan, dan kepedulian nyata dari pucuk pimpinan negara terhadap perjuangan, hak-hak, dan kesejahteraan kaum buruh di Indonesia.

Apalagi, sosok Marsinah yang diabadikan namanya dalam museum ini telah mendapatkan gelar terhormat sebagai Pahlawan Nasional atas pengorbanan dan perjuangannya di masa lalu.

“Simbol sejarah perjuangan buruh, Ibu Marsinah mendapatkan gelar terhormat, pahlawan nasional, dan akhirnya museum yang akan menjadi pengingat sejarah akan diresmikan oleh presiden. Ini merupakan sebuah hal yang sangat luar biasa,” pungkas Andi Gani dengan nada penuh haru dan bangga.

Kini, seluruh persiapan telah dikerahkan dan matang. Besok, Nganjuk akan menjadi saksi sejarah, di mana kenangan dan semangat perjuangan Marsinah kembali dikumandangkan, diperkuat oleh kehadiran pemimpin bangsa, dan diwariskan abadi bagi generasi penerus bangsa. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.