Program Peta Cinta Raih Apresiasi Nasional, Bupati Fawait Tegaskan Komitmen Layanan Adminduk Bebas Biaya di Jember

oleh -69 Dilihat
IMG 20260806 WA0019 1
Bupati Fawait saat wawancara dengan awak media. (Foto: Aji)

KabarBaik.co, Jember – Inovasi administrasi kependudukan (adminduk) melalui program ‘Peta Cinta’ yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember berhasil menarik perhatian nasional. Inisiatif tersebut mengandaskan berbagai hambatan birokrasi dan membuahkan penghargaan dari Kemendagri, DPR RI, hingga Ombudsman.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut positif pengakuan dan dukungan konkret dari instansi pusat terhadap pembenahan kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa ‘Peta Cinta’ yang dikelola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dirancang untuk mempermudah masyarakat di seluruh penjuru Jember baik di perkotaan maupun pelosok desa dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Dukungan dan apresiasi nyata ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kami dalam mengoptimalkan pelayanan publik di Kabupaten Jember,” tutur sosok yang akrab dipanggil Gus Fawait tersebut, Kamis (6/8).

Menyelaraskan langkah dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Gus Fawait memastikan proses pengurusan adminduk dibuat makin praktis hingga tingkat kecamatan. Seluruh pengurusan dipastikan berjalan cepat, transparan, serta bebas dari pungutan biaya atau pungli.

“Pelayanan di Disdukcapil dijamin gratis, cepat, dan tanpa penyulit. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo serta komitmen bersama kita semua,” tegasnya. Capaian ini menjadi pemicu motivasi untuk meningkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemkab Jember.

Ia menekankan bahwa kepemilikan dokumen adminduk yang valid merupakan kebutuhan dasar warga yang sangat krusial. Kelengkapan data ini menjadi fondasi penting agar penyaluran berbagai program pemenuhan hak dasar, seperti bantuan sosial (bansos), dapat terintegrasi dengan akurat dan tepat sasaran.

“Dokumen adminduk adalah kebutuhan paling mendasar karena terhubung ke banyak sektor, salah satunya penyaluran bansos. Ke depan, Jember bertekad menjadi daerah percontohan,” tambah Gus Fawait. Dengan pengawalan dan pendampingan intensif dari Dirjen Dukcapil, Komisi II DPR RI, dan Ombudsman, Pemkab Jember optimistis dapat merealisasikan target sebagai daerah percontohan tata kelola adminduk skala nasional. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.