Proyek Penataan Simpang Empat Kota Batu Dimulai, Pos Polisi Panglima Sudirman Dibongkar

oleh -198 Dilihat
IMG 20260513 WA0037 scaled
Lokasi pengerjaan proyek di simpang empat Panglima Sudirman. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai merealisasikan proyek penataan kawasan Simpang Empat Panglima Sudirman-Trunojoyo-Indragiri-Hasanudin yang menjadi salah satu proyek strategis daerah tahun 2026. Tahap awal pengerjaan ditandai dengan pembongkaran Pos Polisi di Jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan, Rabu (13/5).

Proyek yang menelan anggaran APBD sekitar Rp 10 miliar tersebut ditargetkan mampu memperlancar arus lalu lintas sekaligus mempercantik wajah kawasan pusat kota yang selama ini dikenal padat kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Esty Dwiastuti mengatakan, pembongkaran bangunan di sekitar simpang empat akan dilakukan bertahap untuk mendukung proses pelebaran jalan dan penataan fasilitas publik. “Karena sebelumnya sudah ada komunikasi dan sosialisasi dengan semua pihak, maka tahap awal pekerjaan bisa langsung kami lakukan,” ujar Esty.

Menurutnya, proyek preservasi jalan ini tidak hanya fokus pada pelebaran badan jalan, tetapi juga mencakup pembenahan total sistem drainase hingga penataan infrastruktur pendukung lainnya. Pemerintah Kota Batu juga mengakui proyek tersebut akan berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan kondisi lalu lintas di sekitar kawasan.

Bahkan, potensi kemacetan diperkirakan akan dirasakan cukup luas selama proses pengerjaan berlangsung. Karena itu, DPUPR mulai melakukan sosialisasi lebih awal agar masyarakat dapat menyiapkan jalur alternatif sebelum pekerjaan fisik dimulai. “Dampaknya pasti ada dan cukup luas. Maka masyarakat kami minta bersiap dan menyesuaikan mobilitas selama proyek berjalan,” ungkapnya.

Sebelumnya, sejumlah paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) sempat menyampaikan keberatan terkait proyek tersebut. Namun setelah dilakukan dialog dan penjelasan detail mengenai konsep penataan kawasan, seluruh pihak akhirnya menyepakati pelaksanaan proyek.

“Awalnya memang ada protes karena informasinya belum lengkap. Setelah kami jelaskan detail rencana pekerjaannya, semuanya bisa memahami,” lanjut Esty.

Untuk memastikan informasi terus tersampaikan, DPUPR Kota Batu berencana memasang spanduk pemberitahuan di sejumlah titik strategis serta rutin memberikan perkembangan terbaru terkait proyek penataan simpang empat tersebut.

Sesuai jadwal, pekerjaan fisik utama akan dimulai pada akhir Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender. “Tujuan akhirnya adalah menciptakan kawasan simpang empat yang lebih tertata, nyaman, dan arus lalu lintasnya lebih lancar,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.