KabarBaik.co, Sidoarjo – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo pada Minggu (15/3) Sore. Akibatnya, puluhan rumah warga di Desa Buncitan dan Desa Segoro Tambak mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
Kerusakan rata-rata terjadi pada bagian atap rumah warga yang terbang akibat kencangnya angin. Beberapa rumah yang terdampak di antaranya milik Teti warga RT 1 RW 1 Desa Buncitan, Kamil RT 13 RW 6 Desa Buncitan, serta Mujahidin dan Juarti warga Desa Segoro Tambak RT 3 RW 1.
Pagi harinya, Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Sabino Mariano dan Kepala Dinas Sosial Mharta Wara Kusuma turun langsung meninjau rumah warga yang terdampak, Senin (16/3).
Subandi memastikan perbaikan rumah korban akan segera dilakukan dan meminta BPBD segera menurunkan material perbaikan agar proses perbaikan bisa dimulai secepatnya.
“Ada 66 rumah yang kemarin rusak karena puting beliung, ada 20 rumah yang rusak berat. Hari ini dan besok material harus diturunkan karena ini sudah mendekati Lebaran,” ujar Subandi usai meninjau lokasi di Desa Segoro Tambak.
Menurutnya, sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah warga yang menggunakan asbes sehingga mudah terbang saat diterpa angin kencang. Desa Segoro Tambak menjadi wilayah paling terdampak dengan 66 rumah rusak, sementara di Desa Buncitan tercatat sekitar 10 rumah mengalami kerusakan.
“Materialnya kita siapkan semua termasuk asbes. Kalau kayunya juga rusak akan kita ganti. Ada 20 rumah yang rusak berat, sisanya masih kita data lagi kebutuhan perbaikannya,” tambahnya.
Subandi juga meminta pemerintah desa bersama warga bergotong royong membantu perbaikan rumah yang mengalami kerusakan ringan. Sedangkan untuk rumah yang mengalami kerusakan berat akan ditangani oleh Pemkab Sidoarjo.
“Yang terpenting pemerintah daerah sudah turun ke lapangan membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Sidoarjo Sabino Mariano mengatakan pihaknya masih melakukan assessment terhadap rumah warga yang terdampak. Untuk sementara bantuan berupa terpal sudah disiapkan bagi rumah yang atapnya rusak.
“Sementara ini kita siapkan beberapa terpal, nanti kita assesment. Jika diperlukan intervensi Pemkab, akan segera kita tindak lanjuti,” ucapnya.
Sabino juga menyebut angin puting beliung kemarin tidak hanya melanda Kecamatan Sedati, tetapi juga berdampak di Kecamatan Waru, Tulangan, dan Tarik. Pihaknya berharap cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 20 hingga 25 Maret mendatang tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.(*)







