Ramadan di Balik Jeruji Rutan Gresik, Warga Binaan Dikuatkan Pesan Taubat

oleh -43 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 04 at 19.49.22
Istighotsah di Rutan Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menghadirkan suasana berbeda di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik. Lebih khusuk dan kental dengan nuansa religi. Di balik jeruji penjara, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melantunan ayat suci Alquran, dzikir dan doa.

Hal itu tampak dalam kegiatan istighosah yang digelar Rutan Gresik bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, Rabu (4/3). Bulan Ramadan ini dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan sekaligus menghadirkan suasana religius di lingkungan rutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus MUI Kabupaten Gresik, pimpinan Petrokimia Gresik, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, hingga sejumlah lembaga sosial seperti Markaz Bayt Al-Musa’adah Gresik, Pusat Transformasi Bersama Gresik, Nurul Hayat, serta Yayasan RUPS MUI Gresik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan dzikir dan istighosah yang dipimpin perwakilan MUI Kabupaten Gresik. Doa-doa dipanjatkan untuk memohon keselamatan, ketenangan, serta kelancaran proses pembinaan di dalam rutan.

Di tengah suasana yang hening dan penuh penghayatan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual bagi para warga binaan selama menjalani masa hukuman.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Eko Widiatmoko, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang menyentuh sisi batin warga binaan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh sisi spiritual warga binaan. Kami berharap melalui istighosah dan tausiyah ini, mereka semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Eko.

Ia menambahkan, sinergi dengan MUI dan berbagai lembaga keagamaan menjadi elemen penting dalam memperkuat pembinaan di dalam rutan.

“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata bahwa pembinaan di rutan membutuhkan dukungan semua pihak. Kami ingin menciptakan lingkungan yang kondusif, religius, dan penuh harapan bagi warga binaan,” tambahnya.

Setelah istighosah, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang berisi pesan moral serta motivasi bagi para warga binaan. Menjelang waktu berbuka, doa kembali dipanjatkan bersama.

Sebagai bentuk kepedulian, MUI Kabupaten Gresik juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan.

Dalam tausiyahnya, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik Prof. Abdul Chalik, menguatkan para warga binaan dengan pendekatan yang menyejukkan.

“Panjenengan semua adalah santri. Santri itu orang yang mencari ilmu, dan pencari ilmu dijamin surga oleh Allah, insyaallah jannatun na’im,” ujarnya memberi penguatan.

Ia juga menjelaskan makna filosofis kata santri sebagaimana dawuh ulama besar Kiai As’ad Syamsul Arifin.

“Huruf sin dalam kata santri bermakna Satirul ‘anil ‘uyub, menjadi penutup dan benteng dari perbuatan buruk. Huruf nun bermakna Naibul ‘anil ulama, wakil para ulama yang menyampaikan pesan kebaikan dan mencegah kemungkaran, dan huruf ta’ bermakna Tarkul ma’siat, meninggalkan segala bentuk kemaksiatan,” ujar Prof. Chalik.

Abdul Chalik juga mengingatkan agar para warga binaan tidak kehilangan harapan meskipun tengah menjalani masa hukuman.

“Banyak ulama dan tokoh besar pernah merasakan penjara, di antaranya Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad bin Hanbal, Muhammad Rasyid Ridha, Muhammad Abduh, Hasan al-Banna, hingga Buya Hamka. Namun kondisi tersebut tidak menghalangi mereka untuk tetap mulia di hadapan Allah. Maka manfaatkan waktu di sini untuk refleksi dan mendekatkan diri kepada Allah,” pesannya.

Di bulan Ramadan, kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya memperkuat sinergi antara rutan dan berbagai elemen masyarakat, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi para warga binaan—bahwa di balik jeruji, selalu ada ruang untuk berubah dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.