KabarBaik.co, Bojonegoro– Ratusan ASN di Bojonegoro mengajukan cuti besar untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Berdasarkan data Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, tercatat sekitar 102 ASN dari berbagai perangkat daerah telah mengajukan cuti.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPP Bojonegoro, Daniar Surya Adi Permana, menyampaikan bahwa para pemohon cuti berasal dari beragam sektor. Mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga pegawai di instansi teknis lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
“Total pengajuan cuti besar untuk ibadah haji tahun 2026 ini mencapai lebih dari seratus ASN. Mereka berasal dari berbagai perangkat daerah,” ujar Daniar, Selasa (28/4)
Daniar menjelaskan pengajuan cuti besar untuk ibadah haji merupakan hak ASN yang telah diatur dalam regulasi. Meski demikian, setiap permohonan tetap harus melalui prosedur administrasi yang berlaku, dengan mempertimbangkan keberlangsungan pelayanan publik di masing-masing instansi.
“Pada prinsipnya, hak cuti ASN tetap kami fasilitasi. Namun pelaksanaannya harus memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.
BKPP Bojonegoro juga memastikan seluruh proses pengajuan cuti dilakukan secara tertib dan terkoordinasi dengan perangkat daerah terkait. Hal ini dilakukan agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal selama periode keberangkatan haji berlangsung. (*)






