KabarBaik.co – Selamatan desa digelar setiap tahun sekali oleh warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Acaranya yaitu menyajikan 20 ancak dari setiap RW yang ada di desa tersebut.
Berbagai kreasi ancak di suguhkan oleh warga dengan sajian hasil bumi, seperti buah-buahan, dan sayur mayur yang dirangkai semenarik mungkin. Selain itu, ada juga tumpeng nasi dan jajanan pasar.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin dilakukan sebagai rasa syukur masyarakat lereng Gunung Arjuno akan keberkahan dan kemakmuran yang diberikan selama ini oleh Sang Pencipta.
Kepala Desa Dardiri menyampaikan, selamatan desa merupakan ucapan rasa Syukur serta kedekatan warga dengan alam sekitar. “Selamatan desa ini ucapan rasa syukur kepada alam dan Maha Pencipta terhadap apa yang telah dinikmati oleh masyarakat,” kata Dardiri usai menggelar selamatan desa, Sabtu (13/7).
Dardiri menyampaikan, selain kegiatan selamatan desa, juga digelar kesenian tradisional seperti ojung, bantengan, dan beberapa tarian tradisional. Kegiatan tersebut sebagai upaya melestarikan kesenian tradisional agar tidak punah ditelan kemajuan teknologi.
“Kita juga tetap melestarikan kesenian tradisional yang ada di masyarakat, agar generasi muda dapat melestarikan nantinya,” jelas Dardiri.
Sare, salah satu warga desa setempat menuturkan, selamatan desa yang digelar bersama-sama sebagai bentuk kerukunan antar warga. Semua warga bekerjasama memeriahkan kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur kepada pencipta alam.
“Ini kerukunan warga yang sangat kuat dan tidak bisa dipecah. Dengan kegiatan ini terlihat semua warga kompak,” ucap Sare yang merupakan tokoh masyarakat. Selesai acara, masing-masing warga membawa pulang isi ancak yang diperebutkan, mulai dari buah, sayur, lauk, dan jajanan pasar. (*)








