Sayonara Persis Solo! Laskar Sambernyawa Resmi Terdegradasi ke Liga 2

oleh -139 Dilihat
PERSIS SOLO BARU
Skuad Persis Solo.

KabarBaik.co, Solo- Perjalanan Persis Solo di kasta tertinggi sepak bola Indonesia harus berakhir pahit pada musim BRI Super League 2025/2026. Meski mampu menutup musim dengan kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang pada pekan terakhir, Sabtu (23/5), hasil tersebut tetap tidak cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari jurang degradasi.

Persis Solo akhirnya dipastikan turun kasta ke Liga 2 bersama Semen Padang dan PSBS Biak setelah pesaing langsung mereka, Madura United, sukses mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.

Drama perebutan zona aman sebenarnya berlangsung sangat menegangkan hingga menit-menit akhir musim. Persis sempat membuka asa bertahan usai unggul atas Persita, namun kemenangan Madura United membuat nasib mereka tidak lagi berada di tangan sendiri.

Kepastian degradasi ini menjadi pukulan besar bagi klub kebanggaan masyarakat Solo tersebut. Apalagi Persis baru beberapa musim kembali merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Indonesia setelah penantian panjang selama belasan tahun.

Persis Solo sendiri resmi kembali promosi ke Liga 1 pada akhir 2021 setelah menjuarai Liga 2 musim 2021/2022. Keberhasilan itu mengakhiri penantian panjang selama sekitar 14 tahun untuk kembali tampil di level tertinggi sepak bola nasional.

Kebangkitan Persis dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari masuknya investor baru pada 2021. Klub ini dimiliki oleh putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo, Kaesang Pangarep, bersama Erick Thohir dan Kevin Nugroho yang mengambil alih mayoritas saham klub. Saat itu, Kaesang bahkan menyebut target membawa Persis ke Liga 1 sebagai “harga mati”. Target tersebut berhasil diwujudkan hanya dalam semusim sejak akuisisi dilakukan.

Namun setelah beberapa musim bertahan di kasta tertinggi, perjalanan Persis akhirnya harus terhenti musim ini. Inkonsistensi performa sepanjang kompetisi menjadi salah satu faktor utama yang membuat mereka gagal keluar dari tekanan zona merah.

Padahal Persis merupakan salah satu klub legendaris sepak bola Indonesia. Klub yang berdiri sejak 1923 tersebut memiliki sejarah panjang dan basis suporter fanatik yang besar di Kota Solo.

Degradasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen Persis Solo untuk segera melakukan pembenahan. Dengan dukungan finansial dan basis suporter kuat, Laskar Sambernyawa diprediksi akan mencoba bangkit secepat mungkin demi kembali ke Liga 1 musim mendatang.

Sementara itu, keberhasilan Madura United bertahan di Super League membuat persaingan papan bawah musim ini menjadi salah satu yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir. Hingga pekan terakhir, nasib degradasi baru benar-benar ditentukan setelah peluit panjang dibunyikan.

Di musim depan, tiga tim baru sudah siap untuk mengarungi sengitnya persaingan di Liga 1. Yakni, Garudayaksa FC yang dikenal sebagai patron Presiden Prabowo Subitanto, Adhyaksa FC, dan PSS Sleman. Ketiga klub ini menggantikan Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.