KabarBaik.co, Pontianak – Tinta emas resmi ditorehkan bagi sejarah bola voli Indonesia. Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melangkah ke babak final AVC Men’s Champions League 2026 setelah menumbangkan raksasa Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers, dengan kemenangan telak 3-0 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Sabtu (16/5) malam.
Kepastian tiket final ini diraih setelah anak asuh Reidel Toiran kembali memenangi duel sengit di set ketiga dengan skor ketat 25-23, melengkapi keunggulan dua set sebelumnya yang berakhir 25-23 dan 27-25.
Memasuki set ketiga, Hyundai Skywalkers yang berada di ujung tanduk langsung mengerahkan seluruh kemampuan terbaik mereka. Mengandalkan kombinasi serangan kapten Heo Su-bong dan pertahanan blok yang rapat, wakil Negeri Ginseng ini sempat memberikan tekanan luar biasa untuk memperpanjang napas pertandingan.
Namun, mentalitas “Los Galacticos” Indonesia terbukti sudah matang. Noumory Keita yang tampil layaknya gladiator sepanjang laga, kembali menjadi mesin poin utama yang tak terbendung di poin-poin kritis. Ditambah dengan ketenangan lini belakang dalam meredam servis agresif lawan, Bhayangkara berhasil menyudahi perlawanan spartan Skywalkers saat spike terakhir mereka gagal diantisipasi pertahanan Korea, menutup laga dengan skor 25-23.
Kemenangan sapu bersih 3-0 atas salah satu tim tersukses di Liga Korea ini bukan sekadar kemenangan biasa. Ini adalah pencapaian bersejarah di mana wakil Indonesia berhasil menembus partai puncak kompetisi antarklub kasta tertinggi di Asia.
Keberanian taktik pelatih memasukkan setter muda Alfin Daniel di set sebelumnya, dipadukan dengan dominasi trio asing Keita, Simon, dan Mozic, serta kerja keras pemain lokal seperti Farhan Halim, menjadi ramuan sempurna runtuhnya kedisiplinan sistem voli Korea Selatan di Bumi Khatulistiwa.
Dengan hasil ini, Jakarta Bhayangkara Presisi resmi melaju ke babak final AVC 2026. Kini, publik voli tanah air tinggal menunggu satu langkah terakhir: menyaksikan apakah sang raksasa baru dari Indonesia ini mampu mengangkat trofi juara dan menjadi raja diraja bola voli Asia.
Di partai puncak, Bhayangkara Presisi akan berduel dengan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, setelah di laga sebelumnya sukses mengalahkan wakil Jepang, JTEKT Stings Aichi dengan skor 3-1. Laga final akan berlangsung pada Minggu (17/5) malam, pukul 19.00 WIB, tetap di GOR Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Lepas siapa byang menang, dua tim ini akan menjadi wakil di kompetisi voli klub elite dunia nanti. (*)







