KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota Blitar mulai memetakan calon siswa untuk program Sekolah Rakyat yang ditargetkan beroperasi pada Juli 2026. Pada tahap awal, sekolah berkonsep asrama tersebut akan menampung 270 siswa dari keluarga kurang mampu.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan Sekolah Rakyat dibangun sebagai fasilitas pendidikan bagi warga kurang mampu melalui program pemerintah pusat.
“Dalam waktu dekat kami mulai memverifikasi dan memetakan siswa-siswi warga Kota Blitar yang nantinya bisa bersekolah di sekolah rakyat,” ujarnya saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat, Selasa (12/5)
Sekolah tersebut nantinya melayani jenjang SD, SMP hingga SMA dengan sistem asrama. Pemerintah menyebut fasilitas yang disiapkan cukup lengkap mulai ruang belajar, tempat tinggal siswa, fasilitas olahraga hingga tempat ibadah.
“Ini sekolah asrama, jadi siswa menginap di sini. Fasilitasnya lengkap,” katanya.
Syauqul menyebut pembangunan saat ini sudah mendekati 50 persen dan ditargetkan selesai pada Juni 2026. Setelah proses finishing, sekolah direncanakan mulai digunakan pada tahun ajaran baru Juli atau Agustus mendatang.
“Pembangunan dikebut siang malam supaya bisa segera digunakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Blitar Eka Atikah mengatakan tahap awal operasional akan diisi masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP dan SMA.
“Sekarang masih tahap verifikasi calon siswa penerima manfaat,” ujarnya.
Ke depan, kapasitas Sekolah Rakyat diperkirakan mencapai sekitar 1.000 siswa dengan total 36 rombongan belajar.(*)







