Senator Yashinta Kecam Kekerasan Anak di Daycare Jogja, Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku

oleh -128 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 26 at 4.33.24 PM
Senator Yashinta bercanda dengan seorang anak (Ist)

KabarBaik.co, Yogyakarta– Anggota DPD RI DIY R.A. Yashinta Sekarwangi Mega mengecam kekerasan yang terjadi di Daycare Little Aresha di Umbulharjo Yogyakarta. Yashinta meminta aparat hukum menindak tegas para pelaku.

Sebagai sosok politisi muda yang getol bergerak di isu anti kekerasan terhadap anak dan perempuan, Yashinta mengecam kekerasan yang terjadi serta meminta aparat hukum menindak tegas para pelaku.

“Saya sangat marah dan mengecam segala bentuk kekerasan terhadap anak, apalagi ini terjadi di tempat penitipan anak yang seharusnya memberikan perlindungan dan pendidikan kepada anak. Aparat penegak hukum harus berani melakukan tindakan tegas dan kasus ini harus diusut secara tuntas,” tegas senator termuda tersebut, Minggu (26/4)

Presidium Kaukus Parlemen Perempuan Republik Indonesia (KPP-RI) itu juga mendukung penuh langkah cepat Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh semua tempat penitipan anak di Kota Yogyakarta.

“Tentu dukungan penuh saya berikan kepada Pak Hasto dan jajaran Pemkot Yogyakarta untuk melakukan sweeping semua tempat penitipan anak di Yogyakarta. Malahan kalau ditemukan lagi kasus serupa lebih baik langsung dicabut izinnya dan diberikan sanksi tegas,” tutur Yashinta.

Tak sampai di situ, Yashinta berjanji akan menggunakan wewenang sebagai Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia untuk memperketat pengawasan terhadap tempat penitipan anak di seluruh Indonesia. Dia juga meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan dan tidak perlu takut.

“Saya berkomitmen akan mengajak KPP RI sebagai salah satu organ perkumpulan anggota DPR dan DPD perempuan bersama Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak untuk segera bertemu memperketat pengawasan terhadap tempat penitipan anak di seluruh Indonesia. Kemudian untuk masyarakat dimohon juga turut mengawasi dan jangan takut untuk bersuara jika ditemukan hal tidak beres di tempat penitipan anak. Saya juga terbuka mendengarkan aduan tersebut setiap saat,” jelas Yashinta.

Saat ini kasus masih terus bergulir dan penyelidikan terus dilakukan. Sudah terdapat 13 tersangka dalam kasus ini, namun pengawasan publik serta evaluasi pemerintah perlu terus dilakukan agar kasus serupa tidak terulang kembali. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.