Sensasi Petik Anggur di Bojonegoro, Wisata Edukatif di Tengah Hijau Perkebunan

oleh -600 Dilihat
Pengunjung kebun anggur di Kecamatan Malo, Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Di tengah hamparan hijau pedesaan Malo, Kabupaten Bojonegoro, berdiri sebuah destinasi wisata yang kini ramai diserbu pengunjung. Berlokasi di Desa Semlaran, kebun anggur bernama Unggul Farm Trembes yang dikelola Fitri Nurhayati itu menawarkan pengalaman berbeda dengan memetik langsung buah anggur segar dari pohonnya di dalam green house yang sejuk dan tertata rapi.

Di lahan seluas sekitar 11×100 meter, pengunjung akan disambut deretan tanaman anggur yang tumbuh subur. Ada sekitar 130 pohon anggur dari tujuh jenis unggulan, mulai dari Neo Muscat hijau bulat, Julian hijau lonjong besar, Heliodor hijau lonjong medium, Cerny Kristal hitam oval, Everes merah bulat, Jupiter merah kecil, hingga Ilaria hijau oval dengan cita rasa mirip apel.

Menariknya, wisata ini tidak memungut biaya masuk alias gratis. Pengunjung hanya perlu membayar Rp 85 ribu per kilogram jika ingin membawa pulang hasil petikan. Harga tersebut dianggap sepadan, mengingat sensasi memetik dan mencicipi buah anggur langsung dari pohonnya menjadi pengalaman yang tak ternilai.

“Ada sekitar 130 pohon dari tujuh jenis anggur. Semua bisa dicicip dan dipetik langsung. Kita ingin masyarakat tahu kalau anggur bisa tumbuh subur di Bojonegoro,” ujar Fitri Nurhayati, pemilik Unggul Farm Trembes.

Antusiasme warga pun tinggi. Salah satu pengunjung, Yudi Tristan, mengaku baru mengetahui keberadaan kebun anggur tersebut. “Saya asli orang Malo, dan baru tahu kalau ada kebun anggur di sini. Anggurnya fresh, harganya terjangkau, jenisnya banyak, dan rasanya manis-manis,” tuturnya.

Kesan serupa datang dari Sriyatun dan Rini, dua pengunjung dari luar kecamatan Malo. Keduanya sengaja datang untuk membuktikan sendiri rasa manis buah anggur yang baru dipetik. “Ternyata bisa petik langsung, jadi rasanya lebih segar. Kalau harga sama kayak di pasaran, tapi di sini lebih nikmat karena buahnya baru dari pohon,” kata mereka.

Dengan konsep eduwisata pertanian, Unggul Farm Trembes tak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga, tapi juga sarana edukasi tentang budidaya anggur di daerah tropis. Kehadirannya memberi warna baru bagi sektor pariwisata Bojonegoro, sekaligus membuktikan bahwa tanah lokal mampu menghasilkan buah berkualitas internasional.

Kini, kebun anggur di Desa Semlaran bukan sekadar tempat berfoto, tapi juga ruang belajar dan bersantai dan sebuah oase hijau yang mempertemukan kesegaran alam dengan semangat warga desa untuk berinovasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.