Seorang Pria Bakar Diri di Depan Markas PBB New York

oleh -123 Dilihat
Indonesia perluas hubungan diplomatik di PBB
Markas PBB di New York (ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono/am)

KabarBaik.co, New York – Seorang pria melakukan aksi bakar diri di depan Markas PBB di New York, Amerika Serikat. Pria itu membakar dirinya sendiri setelah menancapkan bendera terkait pemerintahan Tibet dalam pengasingan di trotoar dekat lokasi kejadian.

Menurut laporan media setempat dan video yang beredar di media sosial, insiden tersebut terjadi pada Kamis (2/7) pukul 7 malam waktu setempat (Jumat pukul 06:00 WIB) di dekat persimpangan East 43rd Street dan First Avenue,

Sebagaimana tertangkap kamera pengawas PBB, si pelaku terlihat menancapkan bendera sebelum melakukan bakar diri. Dia lekas dievakuasi ke Rumah Sakit Bellevue dalam kondisi kritis.

Laporan juga menyebut ditemukannya sejumlah selebaran di lokasi kejadian yang memuat tuntutan agar ‘China keluar dari Tibet’.

Pihak kepolisian setempat telah memulai penyelidikan atas kejadian tersebut. Sementara, bendera yang ditancapkan si pelaku terpantau masih berkibar di lokasi hingga satu jam setelah kejadian.

Adapun Tibet sudah sejak 1951 berada di bawah kekuasaan China, yang menyebut pengambilalihan wilayah tersebut sebagai ‘pembebasan damai’.

Bendera yang dikibarkan si pelaku sebelum melakukan bakar diri diketahui merupakan bendera yang terkait dengan pemberontakan yang gagal melawan pemerintah China pada 1959.

Setelah peristiwa itu, pemerintahan Tibet dalam pengasingan didirikan di India utara.

Beijing tidak mengakui pemerintahan dalam pengasingan tersebut dan menegaskan bahwa Tibet sudah menjadi wilayah China sejak abad ke-13.

Tetapi, Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet, menegaskan bahwa Tibet adalah negara yang merdeka saat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China memasuki wilayahnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.