Setyo Wahono Janji Tuntaskan Persoalan Krisis Air Jika Terpilih Jadi Bupati Bojonegoro

oleh -6 Dilihat
WhatsApp Image 2024 09 21 at 20.56.19
DPC PAN Bojonegoro melakukan konsolidasi pemenangan jelang Pilkada Bojonegoro 2024. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Persoalan air untuk pertanian maupun rumah tangga masih dihadapi warga Bojonegoro pada musim kemarau seperti saat ini. Bakal calon bupati (bacabup) Setyo Wahono pun berjanji akan mengatasi persoalan tersebut dalam waktu dua tahun jika dirinya mendapat amanah memimpin Bojonegoro.

Janji tersebut disampaikan Setyo Wahono di hadapan para kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro saat konsolidasi pemenangan calon bupati dan calon wakil bupati Bojonegoro, Setyo Wahono-Nurul Azizah. Kegiatan itu berlangsung di Ballroom Adelia Resto, Jalan Ahmad Yani Bojonegoro, Sabtu (21/9).

Kegiatan tersebut dihadiri ketua dan seluruh pengurus harian DPD PAN Bojonegoro, jajaran DPC, perwakilan DPW PAN Jatim, para kader dan simpatisan. Hadir pula para anggota DPRD dari partai yang berdiri pada 23 Agustus 1998 itu.

Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri menjelaskan tentang pilihannya mengusung pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah. Yakni, karena calon bupatinya lebih muda, lebih ganteng, dan lebih smart (pandai), serta keduanya asli Bojonegoro. “Saya tidak dalam pengertian untuk menyindir yang lain, tapi saya berbicara terkait calon yang kita dukung,” ucap Lasuri.

Anggota DPRD Bojonegoro itu memberikan penegasan kepada para peserta konsolidasi bahwa DPP PAN telah menginstruksikan seluruh kader memenangkan Setyo Wahono-Nurul Azizah. Keputusan itu tidak boleh dipertanyakan kenapa dan mengapa. “Ini instruksi yang harus diamankan dan harus dimenangkan, kira-kira siap?” tanya Lasuri yang dijawab dengan teriakan siap secara lantang.

Sementara itu, Setyo Wahono memaparkan visi misinya bersama Nurul Azizah kepada seluruh kader PAN Bojonegoro. Termasuk tagline yang diusungnya yakni ’Kemakmuran dan Kebanggaan’. Terdapat skala prioritas pada peningkatan produktifitas pertanian, sehingga Bojonegoro menjadi lumbung padi.

“Oleh karena itu insya Allah pada tahun pertama (jika menjadi bupati) yang ingin saya bangun adalah infrastruktur pertanian yang kaitannya dengan air. Baik dengan cara membangun embung baru, normalisasi bendungan dan sebagainya,” ungkap wakil komisaris pada perusahaan gas itu.

“Termasuk air bersih, ini saja masih banyak warga yang kesulitan, maka insya Allah dalam dua tahun pemerintahan saya, semua (kebutuhan) air bersih harus sudah selesai,” lanjut Setyo Wahono yang disambut tepuk tangan meriah seisi ruangan.

Menurutnya, APBD Bojonegoro yang mencapai Rp 8,2 triliun harus dikelola secara tepat. ”APBD ini bersumber paling banyak dari DBH migas yang suatu saat akan habis, sementara PAD hanya Rp 900 miliar. Untuk itu kami akan memaksimalkan potensi dan menciptakan inovasi-inovasi mendongkrak PAD dan mengangkat kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.