Siapkan Payung hingga Mantel, Hujan Diprediksi Guyur Jatim Hari Ini

oleh -184 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 11 at 6.30.57 AM
Ilustrasi hujan

KabarBaik.co, Sidoarjo – Awan mendung diperkirakan mendominasi langit Jatim sepanjang Jumat (22/5). Sinar matahari pun nyaris tak terlihat sejak pagi hari akibat cuaca berawan yang menyelimuti hampir seluruh wilayah. Kondisi ini membuat potensi hujan sporadis diprediksi turun di sejumlah daerah, terutama mulai siang hingga malam hari berdasarkan prakiraan BMKG Juanda.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan sejak siang hingga sore di antaranya Bondowoso, Kediri, Kota Batu, Kota Surabaya, Lamongan, Madiun, Magetan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sumenep, hingga Tuban. Sementara Banyuwangi diperkirakan mengalami hujan ringan pada sore hingga malam hari.

Cuaca berawan juga mendominasi kawasan Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, Ngawi, Blitar, serta beberapa wilayah Mataraman lainnya. Meski hujan tidak merata, kelembapan udara yang tinggi membuat suasana terasa lebih lembap dan gerah.

BMKG Juanda juga memprediksi adanya udara kabur hingga kabut asap pada malam hari di sejumlah daerah seperti Pacitan, Trenggalek, Mojokerto, Malang, hingga Situbondo. Bahkan Situbondo diperkirakan berpotensi mengalami cuaca disertai petir menjelang tengah malam.

Suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar antara 17 hingga 32 derajat celcius dengan kelembapan mencapai 99 persen. Kecepatan angin rata-rata bergerak dari arah selatan hingga tenggara dengan intensitas ringan hingga sedang.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi pengendara yang melintas saat hujan atau kondisi udara kabur pada malam hari. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.