Soal Dugaan Persekusi Pengawas TPS di Jember, Ini Respon Bawaslu Jatim

oleh -49 Dilihat
IMG 20241123 WA0015
Kantor Bawaslu Jawa Timur. (Ist).

KabarBaik.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyayangkan kejadian dugaan persekusi yang dialami oleh Pengawas TPS di Jember.

Kordiv Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi Bawaslu Jatim, Dwi Endah Prasetyowati mengatakan sangat menyayangkan adanya peristiwa tersebut.

“Jujur kenapa sampai ada tindakan seperti itu bahkan sampai direkam. Padahal penyelenggara pilkada selalu berikhtiar dan berusaha menjalankan amanah undang-undang,” kata Endah saat dikonfirmasi, Sabtu (23/11).

Ia juga menyampaikam, masyarakat harus lebih sabat jika memang adanya temuan kecurangan di lapangan. Jangan sampai melajukan hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan.

“Itu kan namanya dugaan, kan masih belum pasti. Masih diduga berarti harus ada mekanisme atau proses selanjutnya. Penyelenggara itu di mana-mana ada tiga, KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan, DKPP. Kalaupun itu diduga, diopinikan masyarakat itu sudah resiko,” katanya.

Selain itu, disinggung soal aksi demo beberapa waktu lalu yang menyebabkan pagar Kantor Bawaslu Jember rusak, endah mengaku mungkin karena minimnya keamanan.

“Kami menyayangkan karena minimnya keamanan sampai terjadinya perusakan fasilitas yang ada di kantor kami. Kami berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi,” jelansya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Pengawas TPS di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember Abdurrahman, 25 tahun, mengadu ke Polres Jember atas dugaan persekusi dan intimidasi yang ia alami. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.