Solidaritas untuk Korban Gempa NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

oleh -90 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 20 at 6.05.23 PM
Sekertaris DPRD Bojonegoro Budi Wiayana

KabarBaik.co, Tuban – Di tengah suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Tuban memilih menahan euforia. Pesta Kemerdekaan yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI resmi dibatalkan sebagai bentuk simpati dan solidaritas terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi bencana gempa bumi.

Sekda Kabupaten Tuban Budi Wiyana selaku Ketua Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Tuban, mengatakan keputusan pembatalan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari sejumlah pihak, termasuk arahan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

“Setelah mempertimbangkan berbagai hal dan masukan dari berbagai pihak, terutama arahan dan petunjuk Mas Bupati, kami memutuskan untuk membatalkan Pesta Kemerdekaan sebagai bentuk simpati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT,” ujar Budi, Kamis (20/8).

Menurutnya, pembatalan pesta tidak mengurangi makna peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Justru, momentum kemerdekaan diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat rasa kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas antarsesama anak bangsa.

Budi juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tuban untuk bersama-sama mendoakan warga NTT yang terdampak bencana. Doa tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan moral agar masyarakat yang tertimpa musibah diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan.

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita di NTT agar diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan. Semoga proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan lancar. Duka saudara kita adalah duka kita bersama,” ungkapnya.

Pemkab Tuban juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pembatalan Pesta Kemerdekaan. Pemerintah berharap keputusan tersebut dapat dipahami sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap sesama warga bangsa yang sedang menghadapi musibah.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas pembatalan Pesta Kemerdekaan. Semoga keputusan ini dapat dipahami sebagai bentuk empati dan solidaritas kita bersama. pungkas Budi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.