Takluk Lagi Lawan Popsivo! Tunggu Debut Mega di Solo, Gresik Petrokimia Butuh Keajaiban

oleh -1892 Dilihat
GPIP JATIM scaled
MENUJU JUARA: Pemain voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di Proliga 2025 (Foto IST)

KabarBaik.co- Teriakan Mega…Mega…Mega…! Beberapa kali terdengar. Riuh. Menggema di GOR Jatidiri, Semarang, pada Sabtu (27/4) malam. Suasana itu terjadi dalam lanjutan final four Proliga 2025. Mempertemukan tim voli putri Jakarta Popsivo Polwan melawan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.

Mendengar teriakan itu, Mega terlihat hanya tersenyum. Ia duduk di kursi offisial. Mega yang dimaksud tidak lain Megawati Hangestri Pertiwi. Pemain timnas voli putri asal Jember, Jatim, yang baru bergabung bersama Gresik Petrokimia. Sebelumnya, Megatron—julukan Megawati—memperkuat tim Red Sparks Korea Selatan.

Pada laga keempat Gresik Petrokimia di final four ini, Megawati memang belum juga dimainkan. Tampaknya masih pemulihan. Sejatinya, banyak penonton yang menunggu debutnya. Karena itu, teriakan menyebut nama Mega pun kerap terdengar di seri Semarang. Boleh jadi, Mega juga sudah gatal. Tak sabar untuk ikut turun gunung. Memperkuat serangan The Bulls. Namun, apa daya kondisi belum memungkinkan.

Di laga tersebut, Gresik Petrokimia pun kembali takluk. Kalah melawan Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (25-23, 25-14, 17-25, 25-14). Dengan kemenangan itu dipastikan selangkah lagi Popsivo Polwan melaju ke grand final Proliga 2025. Ini kemenangan ketiga dari empat laga bagi tim milik korps Bhayangkara Polri tersebut.

Kini, Popsivo Polwan menjadi pemuncak klasemen. Mengantongi delapan poin. Satu kemenangan lagi bakal mengunci satu tiket di grand final yang akan diselenggarakan di Jogjakarta, 10-11 Mei mendatang. Sebaliknya, Gresik Petrokimia harus berjuang ’’hidup-mati’’ di seri terakhir final four, yakni di Solo (1-4 Mei), untuk dapat melaju ke grand final.

Menurut Pelatih Popsivo Polwan Gerardo Daglia, setiap tim setidaknya memiliki syarat meraih empat kemenangan untuk bisa mengamankan posisi ke final. “Semua tim masih berjuang untuk mendapatkan  kemenangan tersebut,” katanya, seperti dikutip rilis panitia.

Beberapa pemain Popsivo Polwan pun meluapkan kegembiraan atas kemenangan tersebut. Pemain Popsivo Yolla Yuliana mengatakan, saat kalah melawan Jakarta Pertamina Enduro, timnya tampil di bawah tekanan. “Ada pressure karena kekalahan sebelumnya, syukurlah bisa comeback di pertandingan hari ini (lawan Gresik Petrokimia, Red) terutama blok dan defense kita sangat bagus,” katanya.

Bagi Gresik Petrokimia, kekalahan melawan Popsivo Polwan membuat langkah ke tangga grand final terasa cukup berat. Saat ini, mereka turun ke posisi ketiga klasemen. Karena itu, di dua laga sisa seri Solo, harus menyapu bersih kemenangan telak dengan skor 3-0 atau 3-1. Yakni, saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro dan Electric PLN.

Di final four Proliga 2025, Gresik Petrokimia memang sukses mengalahkan dua tim tersebut. Mereka hanya kalah dengan Popsivo Polwan. Padahal, Popsivo Polwan kalah dengan Pertamina Enduro, Artinya, tiga tim sama-sama saling mengalahkan. Seri terakhir Solo pun dipastikan menjadi laga seru serta krudsial untuk tim-tim putri tersebut.

Karena itu, kemungkinan besar Megawati diturunkan. Dan, seperti sebuah kartu truf, debut sang Opposite itu diharapkan mendulang kemenangan. Bisa menambah 6 poin. Jika kalah, maka asa menjadi juara setelah puasa gelar bertahun-tahun pun bakal terkubur. Gresik Petrokimia merupakan satu-satunya tim kebanggaan Jatim yang tersisa di Proliga.

Pelatih Petrokimia Jeff Jiang menekankan, timnya harus fokus dalam sisa dua laga lagi nanti. “Berharap Megawati bisa bermain dan bisa membantu tim. Kita belum memikirkan tentang final, tapi menjalankan pertandingan demi pertandingan dengan fokus,” ujarnya seusai laga.

Medi Yoku, kapten tim Gresik Petrokimia, berharap timnya bisa lolos ke grand final Proliga 2025. Diakui, kekalahan melawan Popsivo Polwan karena ia dan rekan-rekannya banyak melakukan error. “Kami sudah berusaha bermain bagus, tapi ada beberapa error, dan Popsivo juga bermain bagus,” katanya. (*)

Jadwal Final Four Proliga 2025:

Minggu, 27 April 2025

  • 16.00 WIB – Jakarta Bhayangkara Presisi vs Surabaya Samator (Putra)
  • 19.00 WIB – Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN (Putri).

Klasemen Sementara Final Four Proliga 2025 (26 April 2025)

Putri

  1. Jakarta Popsivo: 4 laga, 3 kali menang, 8 poin
  2. Jakarta Pertamina: 3 laga, 2 kali menang, 7 poin
  3. Petrokimia Gresik: 4 laga, 2 kali menang, 5 poin
  4. Jakarta Electric: 3 laga, 0 menang, 1 poin

Putra

  1. Jakarta Lavani: 4 laga, 4 kali menang, 12 poin
  2. Palembang BSB: 4 laga, 2 kali menang, 5 poin
  3. Jakarta Bhayangkara: 3 laga, 1 kali menang, 4 poin
  4. Surabaya Samator: 3 laga, 0 kali menang, 0 poin

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.