Target Seluruh Rombel Terisi, Dispendik Kota Blitar Matangkan Skema 4 Jalur SPMB 2026

oleh -102 Dilihat
SPMB di Kota Blitar
SPMB di Kota Blitar. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Dinas Pendidikan Kota Blitar menargetkan seluruh rombongan belajar (rombel) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 pada bulan Mei mendatang dapat terisi.

Namun, ketidakseimbangan jumlah anak usia sekolah di tiap wilayah masih menjadi tantangan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar Dindin Alinurdin, mengatakan setiap sekolah dasar minimal memiliki satu rombel yang harus terisi.

“Targetnya semua rombel terisi. Untuk SD minimal satu sekolah satu rombel,” ujarnya, Selasa (24/3).

Ia menjelaskan, secara hitungan ideal satu rombel diisi sekitar 28 siswa. Namun, kondisi di lapangan tidak selalu sesuai karena jumlah anak usia sekolah di sekitar sekolah belum tentu mencukupi.

“Belum tentu di area sekolah itu jumlah usia anak sekolah sesuai dengan kebutuhan rombel. Itu yang jadi tantangan,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan adanya perbedaan jumlah peminat antar sekolah. Ada sekolah yang diminati banyak calon siswa, sementara lainnya kekurangan pendaftar.

“Makanya ada sekolah yang ramai, tapi ada juga yang tidak. Ini karena sebaran anak usia sekolah tidak merata,” katanya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan SPMB, pihaknya tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk memilih sekolah sesuai keinginan.

“Sekolah kita serahkan ke masyarakat, yang penting rombel bisa terisi,” tegasnya.

Dindin Alinurdin menegaskan mekanisme pendaftaran dilakukan secara daring sehingga orang tua atau wali murid harus mendaftar sendiri sesuai persyaratan yang tercantum dalam petunjuk teknis (juknis).

Saat ini, Dispendik masih menunggu penetapan juknis pelaksanaan SPMB yang telah diajukan dan sedang dalam proses di bagian hukum Pemerintah Kota Blitar.

Setelah disahkan, juknis tersebut akan menjadi dasar resmi pelaksanaan sekaligus bahan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami masih menunggu penetapan juknis karena saat ini masih berproses di bagian hukum Wali Kota. Setelah itu baru bisa kami sosialisasikan secara luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara umum mekanisme SPMB tahun ini tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pelaksanaan tetap mengacu pada jadwal dan ketentuan dari kementerian yang direncanakan berlangsung pada Mei mendatang.

Adapun jalur penerimaan yang dibuka masih sama, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Meski demikian, kemungkinan terdapat penyesuaian pada komposisi kuota maupun jumlah rombongan belajar di masing-masing sekolah.

“Secara mekanisme tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Jalur tetap ada domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, tetapi komposisi kuota bisa saja ada penyesuaian,” katanya.

Dindin berharap proses penetapan juknis dapat segera selesai agar sosialisasi kepada masyarakat bisa dilakukan lebih awal sehingga orang tua memiliki waktu yang cukup untuk memahami mekanisme pendaftaran.

“Kami berharap juknis segera ditetapkan supaya sosialisasi bisa dilakukan lebih awal dan masyarakat tidak bingung saat pendaftaran dibuka,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.