KabarBaik.co- Misteri dan mitos Candi Cetho memberikan daya tarik luar biasa bagi para pengunjung. Candi ini berdiri di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah. Misteri dan mitos Candi Cetho telah menimbulkan banyak pertanyaan tentang sejarahnya yang tidak begitu jelas. Misteri dan mitos Candi Cetho juga diperkaya dengan legenda-legenda yang berkembang di kalangan masyarakat sekitar. Berikut adalah informasi mengenai misteri dan mitos Candi Ceto.
Misteri dan mitos Candi Cetho
Candi Cetho merupakan sebuah candi Hindu megah yang menyimpan sejumlah misteri dan mitos yang membuatnya semakin menarik bagi para pengunjung. Selain sebagai tempat ritual keagamaan, Candi Cetho juga dikaitkan dengan cerita-cerita misterius dan legenda yang belum sepenuhnya terpecahkan hingga saat ini.
Mitos tes keperjakaan
Misteri dan mitos Candi Cetho yang masih bertahan adalah mitos tes keperjakaan. Ketika seseorang yang belum menikah dan belum berhubungan intim melewati gapura piramida Candi Cetho maka akan merasa jalannya dilancarkan. Tetapi, bila seseorang kencing sebelum melewati gapura maka dianggap telah kehilangan keperjakaan atau keperawanannya. Mitos ini menjadi perbincangan hangat masyarakat sekitar karena masih menjadi tanda tanya yang belum terjawab.
Misteri pasar setan
Misteri dan mitos Candi Cetho yang selanjutnya adalah misteri pasar setan. Konon katanya, sering terdengar suara-suara seperti transaksi jual beli layaknya di pasar, tetapi tidak ada penampakan yang terlihat oleh pendaki yang melewati pasar setan ini. Mitos ini membawa nuansa mistis dan menambah daya tarik Candi Cetho sebagai tempat yang menyimpan cerita-cerita tak terpahami.
Patung kelamin laki-laki
Misteri dan mitos Candi Cetho yang selanjutnya adalah patung kelamin laki-laki. Patung ini terletak di gubuk dekat piramida puncak. Meskipun patung ini menggambarkan penciptaan manusia dan bukan sesuatu yang erotis, namun tetap saja menjadi salah satu elemen misteri yang menarik perhatian pengunjung. Patung ini sering ditaburi bunga dupa dan sesajen, menggambarkan kesakralan candi dalam praktik keagamaan Hindu dan kejawen.
Candi Cehto menghadap kiblat
Misteri dan mitos Candi Cetho yang selanjutnya adalah orientasi Candi Cetho yang menghadap ke barat atau kiblat. Hal ini menjadi perbedaan signifikan dengan kebanyakan candi lainnya yang menghadap ke timur. Candi Cetho yang menghadap kiblat ini menyimpan misteri tentang latar belakang kebudayaan candi ini yang lebih banyak mengarah kebudayaan Barat daripada budaya Timur.
Pembangunan Candi Cetho
Tak kalah menarik adalah pembangunan Candi Cetho itu sendiri. Berbeda dari candi-candi peninggalan Majapahit lainnya, Candi Cetho memiliki relief yang sederhana dan gaya arsitekturnya yang unik. Arkeolog mengungkapkan bahwa Candi Cetho mungkin merupakan peninggalan suku Maya yang memiliki pengaruh dari fashion atau gaya orang Sumeria. Pembangunan candi ini diduga melibatkan campur tangan makhluk lain pada susunannya, meninggalkan misteri tersendiri bagi para peneliti.
Patung orang Sumeria
Misteri dan mitos Candi Cetho yang selanjutnya adalah misteri patung orang Sumeria. Patung orang Sumeria ini menjadi keunikan tersendiri. Patung ini menggambarkan peradaban suku Maya yang maju dalam berfashion dibandingkan dengan orang Jawa saat itu, dengan mengenakan anting-anting besar dan gaya rambut yang mirip dengan gaya Eropa, Romawi, dan Yunani kuno.
Ekspresi dari patung ini menunjukkan rasa ketakutan dan kecemasan seseorang ketika diusir dari suatu tempat. Misteri di balik patung ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pengunjung Candi Cetho. Misteri dan mitos Candi Cetho, dari tes keperjakaan hingga jejak Sumeria, terus memikat. Lebih dari sekadar sejarah, candi ini adalah teka-teki budaya yang mengundang imajinasi untuk merangkai masa lalu yang penuh kejutan.