KabarBaik.co, Jember – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya plastik pembungkus (kresek), DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember menggelar aksi nyata di tengah masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, lebih dari 1.000 kantong belanja (goodie bag) dibagikan secara gratis kepada para pedagang dan pengunjung di tiga pasar tradisional sekaligus, yakni Pasar Arjasa, Pasar Kepatihan, dan Pasar Puger.
Aksi turun lapangan ini dilakukan langsung oleh jajaran pengurus partai yang ingin memastikan bahwa PDI Perjuangan tetap hadir sebagai solusi di tengah kesulitan rakyat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan respons cepat terhadap kondisi ekonomi yang dirasakan para ibu rumah tangga. Menurutnya, istilah naik harga sudah tidak cukup lagi untuk menggambarkan situasi saat ini.
“Kami tahu persis kesulitan warga, terutama ibu-ibu. Hari ini bukan lagi kenaikan harga, tapi istilahnya sudah ‘ganti harga’ karena lompatannya yang cukup tinggi, termasuk untuk harga plastik kresek belanja,” ujar Widarto, Senin (13/4).
Selain membantu meringankan beban pengeluaran warga, lanjut Widarto, pembagian goodie bag ini juga menjadi momentum edukasi bagi masyarakat Jember. PDI Perjuangan mengajak warga untuk mulai membiasakan diri membawa tas belanja sendiri yang dapat digunakan berulang kali.
“Ini adalah momentum tepat untuk mengedukasi masyarakat agar mengurangi ketergantungan pada plastik. Dengan tas belanja yang reusable, kita tidak hanya hemat, tapi juga ikut menjaga lingkungan karena plastik adalah limbah yang sangat sulit diurai oleh tanah,” tambahnya.
Tak hanya berhenti di aksi pembagian tas, Frakso PDI Perjuangan di DPRD Jember menyatakan komitmennya untuk membawa isu ini ke ranah kebijakan. Pihaknya akan mendorong pihak eksekutif untuk melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah.
Targetnya, ke depan Jember memiliki regulasi yang lebih komprehensif mengenai pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.
“Kami mendorong adanya revisi Perda Sampah agar lebih tajam mengatur tentang penggunaan plastik. Tujuannya tentu untuk meminimalisir dampak lingkungan jangka panjang di Kabupaten Jember,” pungkasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para pengunjung pasar. Banyak emak-emak yang merasa terbantu karena kini mereka memiliki alternatif wadah belanja yang lebih kuat dan modis tanpa harus terus-menerus membeli kantong plastik setiap kali ke pasar. (*)







