KabarBaik.co, Surabaya – Perkembangan teknologi digital mendorong berbagai sektor usaha untuk beradaptasi dengan sistem kerja yang lebih modern dan terintegrasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Telkom University melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) menghadirkan solusi digital bagi perusahaan mitra melalui pengembangan aplikasi manajemen operasional berbasis website.
Program ini dilaksanakan bersama Warajaya Solve Techindo, perusahaan yang bergerak di bidang solusi teknologi informasi dan digitalisasi. Seiring pertumbuhan jumlah pelanggan dan semakin kompleksnya layanan yang dikelola, perusahaan menghadapi tantangan dalam pengelolaan data operasional yang masih dilakukan secara terpisah.
Mulai dari data pelanggan, transaksi, inventori hingga penyusunan laporan operasional, seluruh proses tersebut berpotensi menimbulkan kendala berupa inkonsistensi data, keterlambatan pelaporan, serta hambatan dalam proses monitoring dan pengambilan keputusan.
Melihat kondisi tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University mengembangkan aplikasi manajemen operasional berbasis website yang dirancang sesuai kebutuhan perusahaan. Sistem ini mengintegrasikan berbagai aktivitas operasional ke dalam satu platform sehingga proses pengelolaan data dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.
Aplikasi yang dikembangkan dilengkapi sejumlah fitur utama, mulai dari pengelolaan data pelanggan, pencatatan transaksi, manajemen inventori, pembuatan invoice, hingga penyusunan laporan operasional secara otomatis berdasarkan periode tertentu.
Ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Tita Ayu Rospricilia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghasilkan sebuah aplikasi, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan kepada mitra agar mampu memanfaatkan teknologi secara berkelanjutan.
“Kami berharap aplikasi ini dapat membantu mitra meningkatkan efisiensi proses bisnis, meminimalkan kesalahan pencatatan data, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat melalui pemanfaatan data operasional yang terintegrasi,” ujarnya Tita Ayu Rospricilia, Senin (22/6).
Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari observasi kebutuhan mitra, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, implementasi, sosialisasi penggunaan, hingga evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang telah diterapkan.
Sebagai bagian dari proses implementasi, Telkom University juga menggelar pelatihan dan sosialisasi penggunaan aplikasi pada 22 Juni 2026 di kampus Telkom University Surabaya. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Warajaya Solve Techindo bersama tim pelaksana pengabdian.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya digitalisasi proses operasional sekaligus praktik langsung menggunakan aplikasi yang telah dikembangkan. Berbagai fitur diperkenalkan, mulai dari pengelolaan data pelanggan, pencatatan transaksi, pengelolaan inventori, pembuatan invoice hingga penyusunan laporan operasional berbasis website.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menyimak demonstrasi penggunaan sistem, tetapi juga mencoba langsung berbagai fitur yang tersedia serta memberikan masukan sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Diskusi yang terbangun menunjukkan tingginya minat perusahaan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.
Selain menghadirkan solusi teknologi yang dapat langsung digunakan, program ini juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perusahaan. Melalui pendampingan yang diberikan, mitra diharapkan mampu mengoperasikan dan mengembangkan sistem secara mandiri sesuai kebutuhan bisnis di masa depan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat dan dunia usaha. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, Telkom University terus mendorong percepatan transformasi digital sekaligus meningkatkan daya saing sektor usaha di Indonesia. (*)






