KabarBaik.co, Pasuruan – Meninggalnya WNC, 43, warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan yang dianggap tidak wajar pada saat penangkapan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Beji menjadi kesedihan yang mendalam, Selasa (4/8).
Lukman yang merupakan salah satu adik korban mengatakan, korban merupakan salah satu keluarga yang pendiam dan dikenal baik terhadap keluarga dan teman-temannya dan tidak pernah ada perselisihan.
“Kakak saya sangat pendiam dan baik terhadap keluarga, untuk urusan dirinya tidak pernah cerita,” kata Lukman.
Bahkan korban yang merupakan 10 bersaudara dikenal pekerja keras untuk kebutuhan ekonomi dengan bekerja sebagai juru parkir di toko modern serta menjaga kios pembayaran payment point online bank yang berada satu lokasi.
“Pekerja keras korban ini, dua pekerjaan langsung ditangani, jadi jukir dan kios pembayaran online bank,” jelasnya.
Kesedihan juga dirasakan oleh Nunuk, kakak korban yang saat itu mengetahui penangkapan adiknya, di mana saat itu dirinya sedang mencuci telur di belakang rumah.
“Saat itu petugas datang dan langsung nggrebek korban yang saat itu di dalam kios, bahkan terdengar jeritan minta ampun, hal ini membuat sedih keluarga,” bebernya.
Hingga saat ini kesedihan mendalam dirasakan oleh seluruh keluarga. Pihak keluarga berharap Kepolisian ada itikad baik dan memberikan kejelasan atas penangkapan yang dilakukan.








