Terjang Medan Ekstrem Demi Data Kemiskinan, ASN Satpol PP Jember Kecelakaan di Sumberjambe

oleh -211 Dilihat
Kondisi Siti Nurus Syamsiyah saat berada di RSD dr. Soebandi. (ist)
Kondisi Siti Nurus Syamsiyah saat berada di RSD dr. Soebandi. (ist)

KabarBaik.co, Jember – Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh Siti Nurus Syamsiyah, seorang ASN Satpol PP Kabupaten Jember. Demi menjalankan mandat verifikasi faktual (Verval) data kemiskinan, ia rela menerjang medan ekstrem di wilayah Kecamatan Sumberjambe hingga mengalami kecelakaan, pada Senin (20/4).

Siti menceritakan, insiden tersebut terjadi saat ia menuju lokasi tugas menggunakan sepeda motor roda tiga jenis Supra yang telah dimodifikasi. Kondisi jalan yang curam dan waktu yang menjelang petang membuat dirinya kesulitan menguasai medan.

“Waktu itu sudah maghrib, jadi saya kurang paham medan. Kemiringan tanjakannya sekitar 45 derajat. Saat mau menanjak, mungkin ancang-ancang dari bawah kurang, akhirnya motor kehilangan tenaga,” ujar Siti
saat ditemui di ruang IGD RSUD dr. Soebandi.

Meski telah berusaha menginjak rem sekuat tenaga, motor roda tiga tersebut tetap mundur tak terkendali hingga akhirnya terguling ke sisi kiri.

Insiden ini memancing perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jember. Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kerja keras para ASN yang terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, semangat Siti adalah bukti nyata kepedulian ASN terhadap warga miskin.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN Jember benar-benar terpanggil untuk menuntaskan masalah kemiskinan,” ungkap Helmi.

Namun, Helmi juga menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Pemkab, terutama terkait keselamatan dan efisiensi kerja di lapangan.

“Beberapa poin evaluasi yang kami
tekankan adalah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih peka. Jika ada rekan kerja yang terkendala fisik atau faktor usia, tugas lapangan bisa didelegasikan kepada rekan lainnya,” katanya.

Selain itu adalah faktor keselamatan, Pemkab akan mempertimbangkan pembagian wilayah tugas yang lebih proporsional bagi petugas perempuan, terutama di medan-medan berat.

“Sebetulnya sudah kita atur agar dekat dengan rumah, tapi karena sebaran warga miskin banyak di wilayah pinggiran, akhirnya kita melibatkan rekan-rekan ASN secara luas. Ke depan, kami akan evaluasi teknisnya agar lebih aman,” tutup Helmi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.