Terungkap, Pria Tewas dengan Luka Gorok di Sungai Megaluh Jombang Warga Kediri

oleh -317 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 13 at 2.49.59 PM
Penemuan jasad pria di sungai Jombang yang menggegerkan warga (Ist)

KabarBaik.co, Jombang– Misteri penemuan mayat pria tanpa identitas di aliran sungai Desa Turipinggir, Megaluh, Jombang, akhirnya terungkap.

Korban diketahui berinisial AS, 32, warga Desa Bogem, Gurah, Kabupaten Kediri. Kapolsek Gurah Iptu Ardian Wahyudi membenarkan identitas tersebut.

“Iya betul, korban warga Gurah,” ujar Ardian dalam keterangannya Senin (13/4).

Meski demikian, penanganan kasus masih dilakukan oleh Polres Jombang. Polisi saat ini masih mendalami penyebab kematian korban.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tengkurap di aliran Sekunder Turi Baru, Dusun Paras, Minggu (12/4/2026) siang. Tubuh korban tersangkut di bangunan cor pembatas sungai.

Kepala Dusun Paras, Johan Dwi Santoso, mengatakan jasad pertama kali ditemukan oleh seorang petani. Saat ditemukan, korban tidak mengenakan pakaian, hanya celana dalam.

“Posisinya tengkurap dan tersangkut di cor sungai,” kata Johan.

Ia menambahkan, pada bagian leher korban terdapat luka menganga yang diduga akibat benda tajam.

“Ada luka seperti digorok di lehernya, tapi pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Petugas dari Polsek Megaluh yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD Jombang untuk dilakukan autopsi.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan pihaknya juga mendalami kemungkinan korban terbawa arus sungai dari wilayah lain. Pasalnya, aliran Sungai Mrican terhubung hingga wilayah Kediri.

“Ada kemungkinan korban terbawa arus dan tersangkut saat debit air menyusut,” kata Ardi.

Ia menjelaskan, sebelum penemuan jasad, debit air sungai sempat meningkat sejak malam hingga pagi hari, lalu berangsur surut.

“Kondisi itu memungkinkan jasad hanyut dari lokasi lain sebelum akhirnya tersangkut di balok beton,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematian korban. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.