Tiga Hari Berlalu, Rumah Mewah Ini Jadi Saksi Bisu Tragedi Kematian Bocah 9 Tahun

oleh -48 Dilihat
TKP CIlegon
TKP terbunuhnya M. Axle, anak politikus PKS Maman Suherman.

KabarBaik.co- Rumah mewah bergaya klasik di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Ciwaduk, Kota Cilegon, itu seperti berdiri sunyi. Pilar-pilar putih yang menjulang dan pagar besi tempa yang memancarkan kemegahan, berubah menjadi saksi bisu tragedi pembunuhan seorang anak berusia 9 tahun, MA.

Di balik dinding megah rumah milik Maman Suherman itulah, Selasa (16/12) lalu, nyawa sang anak direnggut secara keji. Meninggalkan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar yang masih diselidiki aparat kepolisian.

Di depan rumah tersebut, karangan bunga duka cita kini berjajar rapat, sebagian menutup pagar besi tempa yang biasanya menjadi simbol kemewahan. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan. Mulai dari warga, tokoh masyarakat, hingga rekan-rekan politik pemilik rumah. Menjadi penanda duka mendalam atas tragedi yang terjadi di dalamnya.

Rumah dua lantai bercat putih itu menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan sadis MA, bocah SD Al Azhar. Korban tidak lain putra dari Maman Suherman, seorang anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon dan mantan Sekretaris DPC PPP Cilegon. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa, sekitar pukul 14.30 WIB, saat suasana lingkungan perumahan tersebut relatif sepi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar rumah tersebut dengan cukup banyak luka akibat tusukan senjata tajam. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit (RS), namun nyawanya tidak tertolong. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kehilangan barang berharga, sehingga dugaan perampokan menguatkan arah penyelidikan pada motif lain. Dendam yang melibatkan orang dekat?

Kejadian ini kali pertama terungkap setelah ayah korban menerima kabar darurat dari dalam rumah. Ketika itu, Maman sedang di kantor perusahaannya yang bergerak di bidang kontraktor dan supplier barang-jasa industri. Adapun si ibu, juga kerja di perbankan. MA dan anak keduanya tinggal di rumah, bersama seorang ART. Ramai di media sosial, saat kejadian, ART izin pulang lebih cepat dengan dalih anaknya sakit. Demikian juga sekuriti di kompleks bersangkutan.

Setibanya di lokasi, Maman Suherman mendapati anaknya dalam kondisi kritis. Penuh luka. Daran berceceran. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung dan berkumpul keluarga itu pun berubah menjadi lokasi tragedi yang mengguncang batin.

Sejak peristiwa tersebut, garis polisi terpasang di sejumlah titik rumah. Aparat kepolisian melakukan olah TKP secara menyeluruh. Sejumlah saksi dari lingkungan sekitar dimintai keterangan, termasuk pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kawasan perumahan. Namun, hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif pembunuhan.

Bagi warga sekitar, rumah megah itu kini tak lagi sekadar bangunan di lingkungan elite. Namun, menjadi penanda sebuah tragedi, saksi bisu atas peristiwa keji yang merenggut nyawa seorang anak. Suasana hening yang menyelimuti rumah tersebut seolah menegaskan bahwa di balik tembok paling kokoh sekalipun, duka bisa hadir tanpa peringatan.

Kasus ini menyita perhatian publik. Memicu desakan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa tersebut. ’’DPP Partai Keadilan Sejahtera melalui Bidang Advokasi menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas wafatnya seorang anak di Kota Cilegon akibat dugaan tindak pidana pembunuhan. Korban merupakan anak dari Saudara Maman Suherman, Dewan Pakar PKS Cilegon,” kata Nurul Amalia, ketua Bidang Hukum DPP PKS, kepada wartawan, Kamis (18/12).

Rumah megah di Ciwaduk tersebut tetap berdiri dalam diam, menyimpan luka, kehilangan, dan kenangan yang tak akan mudah terhapus. Semoga kabut gelap kejadian ini segera terungkap, dan pelaku mendapat hukuman setimpal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi


No More Posts Available.

No more pages to load.