TPS Siapkan 10.000 Bibit Mangrove, Perkuat Keberlanjutan Ekosistem Pesisir Surabaya

oleh -76 Dilihat
IMG 20251210 WA0012
Bekerja sama dengan kelompok petani mangrove lokal Kompak Mandiri Lestari, TPS saat ini membudidayakan sedikitnya 10.000 bibit mangrove di area pembibitan internal.

KabarBaik.co – Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan mengembangkan pembibitan mangrove jenis Rhizophora mucronata. Upaya ini menjadi bagian dari program keberlanjutan “Menanam Harapan Menjaga Keberlanjutan”, yang dirancang untuk memulihkan ekosistem pesisir dan meningkatkan ketahanan kawasan dari ancaman abrasi.

Jenis Rhizophora mucronata dipilih karena kemampuannya yang tinggi dalam menahan abrasi, mengikat sedimen, mendukung keanekaragaman hayati, serta menjadi penyerap karbon biru (blue carbon) yang penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Bekerja sama dengan kelompok petani mangrove lokal Kompak Mandiri Lestari, TPS saat ini membudidayakan sedikitnya 10.000 bibit mangrove di area pembibitan internal. Proses pembibitan dilakukan melalui tahapan terukur, mulai dari seleksi propagul unggul, penyiapan media tanam, perawatan harian, hingga pemantauan pertumbuhan secara berkala. Seluruh rangkaian dilakukan untuk memastikan bibit tumbuh sehat dan siap digunakan dalam rehabilitasi pesisir Surabaya maupun daerah lain yang membutuhkan perlindungan ekosistem.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menyampaikan bahwa pengembangan bibit mangrove ini merupakan strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat program keberlanjutan.

“Pembibitan Rhizophora mucronata ini merupakan langkah strategis TPS untuk memastikan kesinambungan program mangrove yang telah kami jalankan.
Dengan menyiapkan bibit secara terencana, kami berharap manfaatnya dapat meluas hingga ke wilayah pesisir yang membutuhkan perlindungan lebih kuat. Ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam memperkuat ketahanan ekosistem pesisir di Indonesia,” ujar Erika, Rabu (10/12).

Bibit mangrove yang sedang dikembangkan ini diharapkan dapat menjadi benteng alami dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekologis pesisir melalui penyediaan habitat bagi berbagai biota laut.

TPS menargetkan bibit-bibit tersebut siap tanam pada April 2026. Perusahaan juga membuka kesempatan bagi instansi pemerintah, perusahaan, komunitas lingkungan, maupun organisasi sosial untuk berkolaborasi memperluas manfaat restorasi pesisir.

“TPS menyediakan bibit mangrove secara gratis bagi pihak yang ingin mendukung upaya pelestarian pesisir. Silakan berkoordinasi dengan Tim TJSL TPS untuk kerja sama lebih lanjut. Inilah bentuk kontribusi nyata kami dalam menghadirkan manfaat ekologis yang berkelanjutan,” tambah Erika.

Melalui program “Menanam Harapan Menjaga Keberlanjutan”, TPS menegaskan kembali penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasionalnya, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.

“Keberlanjutan adalah warisan yang ingin kami bangun untuk masa depan. Melalui pembibitan mangrove ini, TPS menanam harapan bagi pesisir Indonesia,” tutup Erika.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.