Kenaikan Harga Plastik dan Upaya Pemkot Blitar Mengurangi Ketergantungan

oleh -129 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 15 at 12.54.50
Ilustrasi plastik. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Kenaikan harga plastik terjadi di Kota Blitar pasca Lebaran. Sejumlah jenis kemasan tercatat mengalami kenaikan antara 50 hingga 80 persen.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, mengatakan kenaikan paling tinggi terjadi pada kantong plastik kresek. Harga yang sebelumnya Rp 28 ribu per kilogram naik menjadi Rp 42 ribu dan bahkan mencapai Rp 58 ribu. “Kenaikan paling tinggi terjadi pada kresek. Sementara jenis lain juga ikut naik,” ujarnya, Rabu(15/4).

Selain itu, kenaikan juga terjadi pada kemasan lain seperti twin wall atau kotak plastik bening yang rata-rata naik Rp 1.000 per 10 pack, serta gelas plastik yang naik sekitar Rp 1.500 per 50 biji. Kertas dan tisu juga dilaporkan mengalami kenaikan harga.

Menurut Parminto, kenaikan harga plastik dipengaruhi bahan baku yang masih bergantung pada impor, sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat. “Karena bahan dasarnya impor, ini menjadi domain pemerintah pusat. Di daerah kami lebih pada bagaimana menyikapi kondisi ini,” katanya.

Sebagai respons terkait kenaikan tersebut, Pemerintah Kota Blitar mengacu pada Perwali 21 Tahun 2023 soal pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Melalui program diet plastik, pemerintah terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari.

“Kami mengimbau pedagang bisa menggunakan bahan non plastik untuk membungkus jualannya,” ujar Parminto. Ia juga mendorong masyarakat mulai mengubah kebiasaan saat berbelanja dengan membawa wadah sendiri. “Termasuk pembeli diharapkan membawa tas atau wadah belanja non plastik,” tambahnya.

Pemerintah berharap upaya tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap plastik di tengah kenaikan harga yang terjadi. “Kami berharap kondisi ini bisa menjadi momentum untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di masyarakat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.