Trafik Data Naik Double Digit saat Nataru, Indosat Pastikan Jaringan Tetap Andal

oleh -163 Dilihat
IMG 20260109 WA0008
Lonjakan ini mencerminkan semakin meluasnya aktivitas digital masyarakat.

KabarBaik.co — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatat lonjakan trafik data yang signifikan sepanjang 2025, seiring kian meningkatnya konsumsi digital masyarakat Indonesia. Puncak kenaikan terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, ketika trafik data nasional tumbuh double digit.

Selama periode libur panjang tersebut, trafik data meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari normal, serta lebih dari 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini mencerminkan semakin meluasnya aktivitas digital masyarakat, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di berbagai wilayah tujuan wisata dan daerah dengan pertumbuhan ekonomi baru.

Didukung kesiapan infrastruktur di ribuan titik strategis, Indosat memastikan seluruh lonjakan kebutuhan data tetap terlayani secara stabil. Keandalan jaringan tetap terjaga meski konsumsi data meningkat secara serentak selama libur akhir tahun.

Optimalisasi jaringan dilakukan melalui pemanfaatan Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara real time. Teknologi ini membantu Indosat melakukan penyesuaian kapasitas secara adaptif, khususnya di lokasi-lokasi yang mengalami lonjakan trafik signifikan.

Upaya tersebut menegaskan komitmen Indosat dalam meningkatkan pengalaman pelanggan melalui perluasan cakupan jaringan dan peningkatan kualitas layanan, terutama untuk mendukung aktivitas video streaming dan gim daring, termasuk di wilayah terpencil maupun destinasi wisata utama.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan pertumbuhan trafik data bukan sekadar indikator teknis, melainkan cerminan perkembangan ekonomi digital nasional.

“Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di kawasan wisata, pusat ekonomi baru, hingga wilayah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas. Ini menunjukkan bahwa dampak layanan Indosat semakin luas dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya, Jumat (9/1).

Menurut Desmond, dukungan teknologi AI melalui DIOC memungkinkan tim teknis merespons potensi gangguan dengan lebih cepat, sehingga pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap menikmati koneksi yang andal di mana pun berada.

Di tingkat regional, Indosat Regional East Java mencatat kenaikan trafik hingga 1,04 kali lipat dibandingkan hari normal. Lonjakan tertinggi terjadi di sejumlah daerah tujuan wisata, seperti Kota Batu yang mencatat peningkatan 42,78 persen, Trenggalek 33,89 persen, dan Pacitan 28,89 persen. Ketiga wilayah tersebut mencapai puncak trafik pada 1 Januari 2026.

Selain itu, periode libur akhir tahun juga diwarnai meningkatnya penggunaan berbagai aplikasi digital. Lima aplikasi dengan lonjakan trafik tertinggi tercatat berasal dari platform TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Untuk menopang kebutuhan tersebut, Indosat saat ini mengoperasikan lebih dari 208 ribu BTS 4G dan 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah BTS 4G tumbuh 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, memperluas jangkauan layanan hingga ke berbagai pelosok.

Di luar periode liburan, konektivitas juga menjadi perhatian utama Indosat dalam mendukung aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh dan sejumlah daerah di Sumatra.

Indosat terus mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Hingga kini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir mendampingi masyarakat, sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan.

Selain penguatan infrastruktur, Indosat menambah personel teknis di seluruh lokasi terdampak, baik dari internal perusahaan maupun mitra ekosistem. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, serta pemerintah daerah guna memastikan kelancaran pasokan bahan bakar dan pembukaan akses ke wilayah yang sempat terisolasi.

Sebagai langkah menjaga kualitas layanan, Indosat menempatkan tim siaga di berbagai lokasi strategis, seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, dan area pengungsian. Perusahaan juga mengoperasikan Posko Pemantauan atau Command Center secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk memastikan dukungan optimal bagi tim di lapangan.

Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan jaringan, baik di tengah lonjakan trafik maupun dalam situasi darurat, demi mendukung konektivitas dan aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.