Tragedi Berdarah di Pragoto Surabaya, Pria Tewas Dibunuh gegara Asmara

oleh -154 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 23 at 4.37.53 PM
Kondisi korban tergeletak di lokasi kejadian. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya– Warga kawasan Jalan Pragoto, Kelurahan Simolawang, Simokerto, Surabaya digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tewas bersimbah darah pada Kamis (23/4) pagi. Korban berinisial M ditemukan dengan luka serius di sekujur tubuh yang diduga kuat akibat serangan senjata tajam.

Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofiq mengonfirmasi bahwa penemuan korban bermula dari laporan warga di sekitar Jalan Pragoto nomor 37. Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Berdasarkan olah TKP awal, kami menemukan luka sabetan atau tusukan benda tajam di bagian dada dan luka di kepala. Untuk detail pastinya, kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara,” ujar Zainur.

Pelaku Diduga Lebih dari Dua Orang

Polisi menduga kuat bahwa M tidak tewas di tangan satu orang. Informasi sementara menunjukkan adanya keterlibatan lebih dari dua pelaku dalam aksi kekerasan tersebut. Saat ini, tim buser Polsek Simokerto tengah melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku.

“Informasi yang kami dapat, pelakunya lebih dari dua orang. Anggota sudah kami sebar di lapangan untuk melakukan pencarian,” kata Zainur.

Motif Asmara dan Persoalan Keluarga

Penyelidikan awal mengungkap fakta mengejutkan bahwa antara korban dan terduga pelaku disinyalir masih memiliki hubungan kerabat. Sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, korban dan pelaku diketahui sempat berkumpul di satu lokasi rumah saudara.

Selain faktor hubungan keluarga, polisi juga mendalami adanya motif asmara di balik peristiwa ini. Muncul dugaan konflik akibat pengkhianatan dalam hubungan pribadi yang memicu kemarahan pelaku.

“Kabar yang kami dengar ada kaitannya dengan urusan asmara, namun hal tersebut masih kami dalami lebih lanjut untuk memastikan motif utamanya,” tambahnya.

Penelusuran CCTV dan Keterangan Saksi

Peristiwa tragis ini diperkirakan terjadi di rentang waktu pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Guna mengungkap kronologi pasti, polisi mulai menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Ada beberapa titik CCTV yang sudah kami pantau, namun masih perlu pendalaman untuk sinkronisasi waktu kejadian,” jelas Zainur.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi dan mengamankan barang bukti berupa pakaian serta sepatu milik korban. Jenazah M telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses pemeriksaan lebih lanjut guna melengkapi berkas penyidikan kasus yang diduga merupakan aksi pengeroyokan berencana ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.