Tugu Tetenger Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang Diresmikan

oleh -93 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 16 at 1.31.52 PM
Peresmian tugu tetenger situs kelahiran Bung Karno di Ploso - Jombang (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co — Tugu Tetenger di situs kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung, Ploso, Jombang, diresmikan. Digelar juga rekonstruksi kedatangan Cindy Adams, penulis otobiografi Presiden pertama RI Soekarno.

Cindy Adams merupakan jurnalis asal Amerika Serikat yang mendapat amanat langsung dari Bung Karno untuk menulis otobiografi sang Proklamator pada dekade 1960-an.

Meski dalam buku tersebut tidak secara eksplisit menyebut Jombang maupun Sidoarjo, jejak kedatangannya ke Ploso dinilai sebagai peristiwa sejarah penting.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang, Nasrulilah atau yang akrab disapa Cak Nas, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya merawat ingatan kolektif bangsa.

“Alhamdulillah, hari ini adalah hari bersejarah. Memang bukan peristiwa persis tahun 1964, tetapi Cindy Adams pernah datang ke Ploso untuk bertemu orang-orang yang merawat Bung Karno sejak lahir, teman masa kecilnya, hingga masyarakat sekitar,” ujar Cak Nas, Jumat (16/1).

Menurut Cak Nas, kedatangan Cindy Adams kala itu bertujuan mengobati kerinduan sekaligus menggali kisah masa kecil Bung Karno yang tidak sepenuhnya terungkap dalam buku autobiografi.

Fakta bahwa penulis otobiografi Bung Karno pernah menelusuri langsung jejak kelahiran sang Proklamator di Ploso Jombang menjadi penanda penting yang patut diabadikan.

“Bung Karno adalah masa lalu, tetapi nilai dan sejarahnya adalah bekal masa depan. Beliau sendiri berpesan agar bangsa ini tidak meninggalkan sejarah,” kata Cak Nas.

Cak Nas menegaskan, penetapan Desa Rejoagung sebagai lokasi kelahiran Bung Karno telah melalui kajian ilmiah yang panjang dan mendalam oleh TACB Jombang.

Kajian tersebut melibatkan berbagai data sejarah, arsip, serta kesaksian lisan dari keturunan warga yang terlibat langsung saat kelahiran Bung Karno.

Berdasarkan arsip, ayah Bung Karno, Raden Soekemi Sosrodihardjo, ditugaskan sebagai guru sekolah Ongko Loro di Ploso pada 28 Desember 1901. Saat itu, istrinya tengah mengandung anak kedua. Enam bulan kemudian, tepatnya 6 Juni 1902, Bung Karno lahir di wilayah tersebut.

“Rumah kelahiran Bung Karno berada di gang buntu Dusun Ngelo, Desa Rejoagung. Saat itu, Kabupaten Jombang sendiri belum terbentuk,” jelas Cak Nas.

Sementara itu, Pakuncen Titik Nol Soekarno, Mbah Masfi’in, menambahkan bahwa penetapan situs kelahiran Bung Karno merupakan hasil riset panjang yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jombang bersama tim ahli sejarah.

“Penelusuran sudah dimulai sejak 2009. Data dikumpulkan bertahun-tahun hingga akhirnya diperkuat dengan kedatangan cucu Bung Karno, Mbak Put, pada 2014,” kata Masfi’in.

Ia menjelaskan salah satu fakta penting yang terungkap adalah nama kecil Bung Karno, yakni Kusno. Nama tersebut tercatat dalam berbagai sumber, termasuk hasil kajian akademik dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Kusno adalah jabang bayi yang lahir di sini. Karena sering sakit, namanya kemudian diganti menjadi Soekarno. Lokasi penanaman ari-arinya pun masih bisa ditelusuri di sekitar rumah tersebut,” ujarnya.

Inisiator Titik Nol Soekarno, Binhad Nurrohmat, menambahkan bahwa rekonstruksi kedatangan Cindy Adams merupakan bagian dari agenda tahunan peringatan sejarah Bung Karno di Ploso.

“Ada empat agenda tahunan, yakni kirab kelahiran Bung Karno, peringatan kunjungan Bung Karno ke Ploso, rekonstruksi kunjungan Cindy Adams ke Ploso, serta peringatan kedatangan Raden Soekemi Sosrodihardjo ke Ploso,” ujar Binhad.

Setelah melalui sarasehan dan penguatan data terakhir pada 2023, komunitas sejarah di Jombang dan Jawa Timur akhirnya sepakat menetapkan Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, sebagai situs kelahiran Bung Karno.

Peresmian Tugu Tetenger ini diharapkan menjadi pengingat sejarah sekaligus ruang edukasi bagi generasi muda agar terus mengenal dan menghargai jejak awal perjalanan Sang Proklamator. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.