Unram Bubarkan Nobar Film Pesta Babi, Mahasiswa Pertanyakan Kebebasan Berekspresi

oleh -148 Dilihat
Pembubaran nobar film Pesta Babi di Unram.
Pembubaran nobar film Pesta Babi di Unram.

KabarBaik.co, Mataram — Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mataram (Unram) Sujita, memimpin langsung pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi di halaman Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unram, Kamis (7/5) malam.

Kegiatan dihentikan sebelum film sempat diputar.

Pantauan di lokasi menunjukkan Sujita datang sekitar pukul 18.55 WITA bersama sekitar 30 petugas keamanan kampus. Sejumlah satpam terlihat membawa pentungan saat mendatangi area pemutaran film.

Pihak kampus kemudian meminta panitia membatalkan pemutaran film. Namun, alasan rinci pelarangan tidak disampaikan secara terbuka kepada penyelenggara.

“Film ini saya kira kurang baik untuk ditonton,” ujar Sujita.

Ia menjelaskan pembubaran dilakukan atas arahan Rektor Unram, Sukardi, dengan alasan menjaga kondusivitas kampus dan mencegah munculnya ketersinggungan. Ia mengatakan penolakan tersebut semata – mata untuk menjaga kondusifitas kampus.

Dosen Fakultas Teknik tersebut juga menyarankan mahasiswa mengganti agenda nobar dengan tayangan lain seperti pertandingan sepak bola atau film berbeda yang dianggap lebih layak ditonton.

“Nonton film lain atau sepak bola aja” ucapnya.

Pelarangan itu memicu reaksi mahasiswa yang hadir. Sejumlah peserta terdengar meneriakkan slogan “Unram anti demokrasi” dan “Papua bukan tanah kosong” sebagai bentuk protes terhadap keputusan kampus.
Salah satu panitia sekaligus mahasiswa asal Papua, Kova, menilai tindakan kampus telah membatasi ruang demokrasi di lingkungan perguruan tinggi.

“Nanti kita cari tempat lain untuk nobar. Film ini bukan cuma untuk Papua. Karena kita bagian dari Indonesia, seluruh masyarakat juga perlu tahu,” katanya.

Meski dibubarkan di dalam kampus, pemutaran film akhirnya tetap dilaksanakan di sebuah kafe sekitar 50 meter dari tembok Unram. Ratusan penonton yang mayoritas mahasiswa mengikuti pemutaran hingga selesai dan melanjutkannya dengan diskusi.

Sebelumnya, pemutaran film Pesta Babi di Universitas Pendidikan Mandalika pada 25 April 2026 juga sempat dibubarkan beberapa menit setelah dimulai. Sementara itu, pemutaran film yang sama di Universitas Gunung Rinjani pada 2 Mei 2026 berlangsung tanpa hambatan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.