Upgrade Dermaga Ketapang-Gilimanuk Dimulai, Ditarget Rampung Sebelum Lebaran 2027

oleh -104 Dilihat
IMG 20260806 WA0020
Suasana Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Muhammad Ikhwan)

KabarBaik.co, Banyuwangi – Proyek peningkatan kapasitas sepasang dermaga di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dimulai. Pengerjaan ditargetkan rampung sebelum Lebaran tahun depan.

Di sisi Pelabuban Ketapang, dermaga diupgrade dari Ponton ke model Movable Bridge (MB) dengan kapasitas 50 ton. Sementara di sisi Gilimanuk, yang diupgrade sudah berjenis MB. Namun kapasitasnya ditingkatkan dari 30 ton menjadi 50 ton.

GM ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan, sepasang dermaga tersebut ditingkatkan spesifikasi dan kapasitasnya agar bisa menjadi tempat menyebrang truk besar. Proses pembongkaran di sisi Pelabuhan Ketapang sudah dimulai.

“Untuk (pengangkutan) material dan lain-lain, akan dirapatkan secara teknis. Termasuk untuk persiapan fabrikasi,” kata Arief, Kamis (6/8).

Jika pembongkaran rampung sesuai rencana, proses pembangunan dimulai sekitar akhir Agustus ini. ASDP menargetkan jadwal penyelesaian peningkatan dermaga itu berbeda antara di Ketapang dan Gilimanuk. Di Ketapang, pembangunan ditarget rampung sebelum angkutan Lebaran 2027.

“Nah, kalau untuk yang di Gilimanuk, target kami akan kami kejar supaya bisa kami pakai di Nataru 2026 ini,” ujarnya.

Target berbeda ini ditetapkan sebab dermaga ponton yang akan dibangun adalah dermaga yang tak beroperasi. Sementara dermaga MB di Gilimanuk selama ini masih dipakai untuk melayani penyebrangan.

Di sisi lain, ASDP juga berupaya agar dermaga di Pelabuhan Gilimanuk bisa ditambah. Saat ini, jumlah dermaga di sisi Gilimanuk lebih sedikit ketimbang di Ketapang. Selisihnya dua unit.

“Masih berproses untuk penambahannya karena juga ada terkait lahan dan sebagainya. Jadi memang butuh koordinasi juga dengan teman-teman dari Pemda Jembrana,” tutur dia.

Peningkatan dermaga di Ketapang-gilimanuk merupakan bagian dari rencana ASDP untuk menghindari kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang. Kemacatan di jalur tersebut menjadi momok sekitar setahun terakhir. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.