Urai Kemacetan 15 KM di Ketapang, Mabes TNI Terjunkan Satgas Lintas Matra

oleh -216 Dilihat
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang

KabarBaik.co, Banyuwangi – Mabes TNI membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengurai Kemacetan untuk menangani antrean panjang di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Kamis (2/4). Ratusan personel lintas matra diterjunkan guna mempercepat penguraian kemacetan yang telah berlangsung hampir sepekan.

Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, mengatakan satgas diperintahkan selama tujuh hari untuk membantu mengurai kemacetan. Nantinya bisa diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan.

“Satgas diperintahkan selama tujuh hari dan apabila diperlukan lebih lama lagi, akan kami laporkan ke komando atas,” kata Puji.

Total personel yang diterjunkan mencapai ratusan orang, terdiri dari 130 anggota Lanal Banyuwangi, Koarmada RI, dan Koarmada V Surabaya, 75 anggota Puslatpurmar 07/Lampon dan Puslatpurmar 05/Baluran, 75 anggota Kodim 0825/Banyuwangi, serta 65 anggota Batalyon Armed 8/Uddhata Yudha Jember.

Personel ditempatkan di titik-titik krusial jalur Situbondo-Banyuwangi dan area kantong parkir truk besar untuk membantu kelancaran arus lalu lintas serta mencegah antrean semakin panjang.

Selain itu, TNI juga berkoordinasi dengan instansi terkait penyeberangan Banyuwangi-Bali agar operasional kapal dan distribusi kendaraan dapat berjalan lebih optimal.

Hingga Kamis sore, ekor kemacetan yang sebelumnya mencapai 15 kilometer pada pagi hari berhasil menyusut menjadi sekitar 7 kilometer.

Menurut Puji, kepadatan didominasi truk besar pengangkut logistik yang kembali beroperasi usai pembatasan selama libur Lebaran.

“Setelah libur, kendaraan besar kembali diizinkan beroperasi dan ini menjadi imbas antrean yang terjadi sekarang,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.