Wamensos dan Humas Sekolah Rakyat Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT

oleh -151 Dilihat
IMG 20260822 WA0007 scaled
Wamensos Agus Jabo Priyono dalam sebuah acara dengan humas Sekolah Rakyat. (Foto: Kemensos)

KabarBaik.co, Bogor – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengajak seluruh peserta Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat mendoakan masyarakat di berbagai wilayah yang terdampak bencana alam, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pertama, marilah kita mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini sedang menghadapi musibah akibat bencana alam, baik yang terjadi di Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, maupun beberapa wilayah lainnya,” ujar Agus Jabo saat menutup kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Harris Hotel and Convention, Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, Jumat (21/8).

Ia berharap masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara bagi masyarakat yang terdampak dan harus mengungsi, ia berharap seluruh kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

“Kita berharap pemerintah dapat terus melakukan langkah-langkah penanganan, rehabilitasi, dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sebelum bencana terjadi,” katanya.

Usai mengajak doa bersama, Agus Jabo menjelaskan kepada para peserta pelatihan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun sekolah, tetapi membangun harapan. Dibalik itu, humas bertugas memastikan harapan itu terlihat, terdengar, dan dirasakan oleh masyarakat.

“Tugas humas bukan hanya sekadar membuat berita, mengambil foto, atau video. Lebih dari itu, humas adalah wakil dan wajah dari Sekolah Rakyat. Humas akan menjadi juru bicara yang menyampaikan informasi kepada masyarakat agar publik mengetahui, memahami, dan mendukung keberadaan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Karena itu, dia mengatakan bahwa humas memiliki peran yang sangat strategis. Humas adalah kesempatan untuk membantu serta memperkaya ruang publik melalui informasi dengan jangkauan luas, transparan, manusiawi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Sekolah Rakyat itu berbeda dengan sekolah-sekolah reguler yang lain. Ini yang harus menjadi dasar kita dalam menjalankan kerja-kerja humas. Bukan karena kualitasnya yang berbeda, tetapi Sekolah Rakyat ini dibangun oleh Bapak Presiden dengan tujuan khusus, yaitu mengentaskan kemiskinan,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa dengan adanya Sekolah Rakyat, anak-anak miskin yang sebelumnya tidak memiliki harapan, kini tumbuh kembali. Karena melalui Sekolah Rakyat mereka mendapatkan penerangan, mereka kini memiliki mimpi.

“Saya ingin mengucapkan selamat bertugas. Kalian adalah wajah-wajah Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat adalah wajah dari Kementerian Sosial. Dan kalian, humas Kementerian Sosial, adalah wajah dari Bapak Presiden. Tolong jaga anak-anak dengan penuh tanggung jawab,” ucap Agus Jabo menutup arahan.

Kegiatan peningkatan kapasitas pengelola kehumasan diselenggarakan mulai 18-22 Agustus 2026 dengan diikuti 240 peserta. Mereka terdiri atas 166 perwakilan Sekolah Rakyat, 32 perwakilan UPT, sentra, dan Sentra Terpadu di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, serta 8 peserta dari Balai dan Pusdiklatbangprof, serta satgas Kehumasan di bawah koordinasi Biro Humas.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Jenderal Dody Sukmono, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Agus Zainal, Tenaga Ahli Menteri Galih Hidayatullaj, Kepala Pusdiklatbangprof Afrizon Tanjung, Kepala Biro Humas Devi Deliani, dan Direktur PSNK Faisal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.