KabarBaik.co – Seorang warga Bojonegoro meninggal setelah sebelumnya pingsan saat memancing di bantaran Bengawan Solo. Peristiwa tersebut terjadi di bawah Jembatan Bendung Gerak Bengawan Solo, tepatnya di Desa Ngringinrejo, Kalitidu, Senin (5/1).
Korban diketahui bernama Supirman, 60, warga Desa Mori, Trucuk, Bojonegoro. Kapolsek Kalitidu AKP Saefudin menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban berangkat memancing bersama rekannya sekitar pukul 16.00 WIB.
“Sekitar pukul 20.00 WIB, korban tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri saat berada di lokasi memancing,” jelas Saefudin, Selasa (6/1).
Melihat kondisi tersebut, rekan korban bersama warga lain yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan menghubungi perangkat desa setempat. Korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil siaga Desa Ngringinrejo menuju RSUD Bojonegoro. Istri dan anak korban yang telah menerima kabar juga turut mendampingi proses evakuasi ke rumah sakit.
“Setelah mendapatkan penanganan medis di ruang IGD RSUD Bojonegoro, korban dinyatakan meninggal dunia,” tambah Saefudin.
Polisi turut mendatangi rumah sakit untuk melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Namun demikian, pihak keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan jenazah, baik pemeriksaan luar maupun dalam, yang diperkuat dengan surat pernyataan penolakan autopsi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sebelumnya sempat menjalani perawatan inap selama sekitar 10 hari di RSUD Bojonegoro akibat penyakit jantung lemah. Dugaan sementara, korban mengalami kelelahan yang diperparah dengan kondisi kesehatannya.
“Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk kemudian diakamkan,” pungkas Saefudin. (*)







