KabarBaik.co, Tuban – Pemkab Tuban terus memperkuat daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Workshop Digital Marketing dan Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Informasi yang diikuti 75 pelaku UMKM di Ruang Rapat Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Tuban.
Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Diskopumdag Tuban dan PT Inovasi Mahamitra Technology Tuban. Selama workshop berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti materi dan berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kepala Diskopumdag Kabupaten Tuban Gunadi mengatakan sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Berdasarkan data terbaru, Tuban saat ini memiliki 157.237 pelaku usaha, dengan mayoritas berada pada kategori usaha ultra mikro.
“Sebanyak 91,82 persen atau sekitar 144.380 usaha merupakan usaha ultra mikro. Ini menunjukkan sektor usaha mikro menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus terus kita dorong agar semakin berkembang,” ujarnya, Kamis (17/6).
Tak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor UMKM di Tuban juga berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja. Tercatat, UMKM mampu menyerap tenaga kerja hingga 231.242 orang. Selain itu, terdapat 4.527 pelaku usaha perempuan kepala keluarga yang berasal dari kelompok masyarakat desil 1 hingga 4.
Menurut Gunadi, data tersebut menunjukkan bahwa UMKM bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ketahanan ekonomi kelompok masyarakat rentan.
Ia menegaskan di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi, transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh pelaku usaha.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan UMKM bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan yang semakin dinamis,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Tuban terus menghadirkan berbagai program penguatan UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pengembangan bisnis.
“Karena itu, kami terus mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar usahanya semakin maju dan berkelanjutan,” tambah Gunadi.
Melalui workshop ini, para peserta diharapkan mampu memahami dan menerapkan strategi pemasaran digital secara efektif, memanfaatkan berbagai platform teknologi informasi, serta mengembangkan usaha yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kabid UMKM Diskopumdag Tuban Nindya Mawardhani menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tren bisnis digital yang terus berubah.
Menurutnya, saat ini pasar tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Melalui digital marketing, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, meningkatkan penjualan, sekaligus memperkuat daya saing produk.
“Pemanfaatan teknologi digital harus menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha,” katanya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar digital marketing, strategi pemasaran melalui media digital, hingga pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan usaha. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman terkait pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas promosi dan pengembangan bisnis. (*)






