KabarBaik.co – Sebanyak 19 remaja asal Jombang dan Kediri diamankan polisi setelah melakukan konvoi dan aksi meresahkan di wilayah Mojoagung, Jombang, Jumat (16/1) dini hari.
Para remaja yang diketahui berasal dari salah satu perguruan silat itu awalnya melakukan konvoi dari arah Jombang menuju Mojokerto. Dalam perjalanan, mereka tidak hanya berkonvoi, tetapi juga diduga melakukan aksi penyerangan terhadap pengguna jalan lain.
“Total ada 19 remaja yang kami amankan di dua lokasi berbeda,” kata Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas.
Menurut Yogas, kelompok remaja tersebut melempari kendaraan lain, mengumpat pengguna jalan, serta memancing keributan. Menindaklanjuti laporan warga, polisi kemudian melakukan penyekatan di sejumlah titik, termasuk di Ring Road Mojoagung.
“Saat dilakukan penyekatan, mereka kabur kocar-kacir ke gang-gang dan jalan perkampungan,” ujarnya.
Di beberapa lokasi, warga sudah bersiaga untuk mencegah aksi lanjutan. Polisi pun bergerak cepat mengamankan para remaja sebelum terjadi bentrokan dengan warga.
Penangkapan dilakukan di dua titik, yakni di Dusun Ngrowo, Desa Gambiran, dan di depan Pasar Sapi Gambiran.
“Di Dusun Ngrowo kami amankan 16 orang, kemudian tiga orang lainnya di depan Pasar Sapi Gambiran. Total ada 19 remaja dan 12 sepeda motor yang kami amankan,” jelas Yogas.
Dari hasil pendataan, enam remaja berasal dari Kediri, sementara 13 lainnya berasal dari beberapa kecamatan di Jombang. Polisi menduga mereka memang berniat melakukan konvoi dan aksi onar sepanjang perjalanan.
Selanjutnya, seluruh remaja beserta barang bukti diserahkan ke Satreskrim Polres Jombang untuk proses hukum lebih lanjut.
“Sekitar pukul 03.00 WIB, kami limpahkan ke Satreskrim Polres Jombang,” pungkas Yogas. (*)







