2.473 Unit Rumah Rusak, 22 Jam Terjadi Sebanyak 197 Aktifitas Gempa

oleh -831 Dilihat
Warga di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, mengungsi ke perbukitan pascagempa bumi pada Jumat (22/3). (istmewa)

KabarBaik.co- Sudah dua malam ini ribuan warga di Pulau Bawean, Gresik, Jatim tak bisa tidur nyenyak. Mereka terpaksa tidur di luar rumah. Sebagian di tenda-tenda pengungsian. Di tengah khidmat Ramadan. Dampak goyangan gempa bumi pada Jumat (22/3) lalu. Gempa susulan masih terjadi. Warga pun makin tercekat trauma. Entah sampai kapan. Tak ada yang tahu.

Yang jelas, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dampak gempa kali ini cukup meluas. Tidak hanya di Bawean, namun juga di beberapa kota/kabupaten lain. Di antaranya, Tuban dan Surabaya. Data sementara yang dihimpun Pusdaolps BNPB, ada 2.473 rumah di berbagai wilayah Jatim yang terdampak gempa.

“Sejauh ini tercatat sebanyak 2.495 kepala keluarga (KK) yang terdampak,’’ kata Abdul Muhari, kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/3).

Cerita Detik-Detik Gempa Dahsyat di Bawean, Histeris Bersahutan dengan Suara Azan

Di wilayah Kabupaten Gresik, setidaknya ada sebanyak 304 unit rumah  rusak berat, 835 unit rumah rusak sedang, dan 1.334 unit rumah rusak ringan. Selain itu, ada juga fasilitasn pendidikan. Sebelas rusak sedang dan 39 unit rusak ringan,. Beberapa tempat ibadah juga rusak. Tujuh unit tempat ibadah rusak berat, 8 unit rusak sedang, dan 72 unit rusak ringan. Sebanyak delapan bangunan perkantoran juga rusak.

Di Kabupaten Tuban., data sementara ada 4 unit rumah rusak berat dan 8 unit rusak ringan. Dua kandang milik warga juga roboh. Lalu, satu bangunan klenteng dan SDN Mandoka mengalami kerusakan ringan. Terdata juga satu balai desa mengalami rusak berat.

Di Kota Surabaya, Rumah Sakit Husada Utama (RSHU) dan Gedung Sawunggaling, Jimerto, juga dilaporkan terdampak. Namun, hanya mengalami kerusakan ringan. Di Kabupaten Lamongan, 6 unit rumah rusak ringan, RS Intan Medika, satu unit masjid, dan dua unit balai desa juga mengalami kerusakan ringan.

Soal Gempa atau Bencana Alam, Gus Baha: Azab ataukah Tidak Itu Bukan Urusanmu

Kemudian, di Kabupaten Bojonegoro, terdapat satu kantor kecamatan juga mengalami kerusakan ringan. Ada juga satu unit rumah warga rusak sedang di Kabupaten Pamekasan, dan satu unit rumah rusak ringan di Kabupaten Sidoarjo. Di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dilaporkan RSUD dr Soetrasno ikut terdampak.

Muhari menyatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat masih terus melakukan berbagai upaya. Termasuk langsung melakukan monitoring ke lokasi terdampak. Tim Reaksi Cepat BPBD juga telah tiba di Pulau Bawean. Mereka juga telah dibekali peralatan dan logistik untuk penanganan darurat awal.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempa terjadi di wilayah perairan Tuban dan sekitar Pulau Bawean, Jatim. Sejak gempa terjadi pada Jumat (22/3) siang, pukul 11.22 WIB hingga Sabtu (23/3) malam pukul 21:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan 197 kali aktivitas gempa bumi.

23 Maret Hari Meteorologi Sedunia, Sekjen PBB: Laporan Iklim Global Tunjukkan Bumi di Ambang Kehancuran

Menurut Daryono, Kepala Penerangan Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, pola aktivitas gempa Bawean mulai meluruh frekuensinya, ‘’Dari puncaknya 19 kali per jam sekarang menjadi 7 kali per jam. Semoga terus meluruh dan menjadi kabar baik,” ujarnya dalam keterangannya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.