2 Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Sampah dan Bambu di Kali Marmoyo Jombang

oleh -152 Dilihat
Alat berat ketika membersihkan sumbatan bambu dan sampah di Kali Marmoyo, Ploso, Jombang (Istimewa)

KabarBaik.co – Dua alat berat dikerahkan untuk membersihkan Kali Marmoyo dari material bambu dan sampah yang tersangkut di jembatan Desa Gedongombo, Ploso, Jombang. Penanganan ini dilakukan untuk mengurangi risiko banjir berkepanjangan di sejumlah wilayah.

“Kami menurunkan dua alat berat, satu amfibi dari Perum Jasa Tirta (PJT) dan satu long arm milik Pemkab Jombang. Yang masuk ke sungai adalah alat berat amfibi karena jangkauannya lebih luas, sementara long arm jangkauannya terbatas,” jelas Sultoni, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sabtu (17/1).

Penanganan kolaboratif ini dimulai sejak Rabu (14/1), dengan fokus awal di Kudu, mulai Desa Bakalanrayung hingga Desa Kudubanjar. Sepanjang jalur tersebut, tim menemukan banyak sumbatan yang menghambat aliran Kali Marmoyo.

“Banyak sumbatan, salah satunya di bawah jembatan Desa Tapen. Setelah dibersihkan, alirannya langsung lancar,” tambah Sultoni.

Saat ini, tim bergerak bertahap ke arah hilir untuk membersihkan vegetasi di tengah sungai, seperti pohon waru dan tanaman sejenis, serta bambu dan sampah yang menumpuk. Berdasarkan survei PJT, ada sedikitnya lima titik sumbatan di Kali Marmoyo.

“Dengan alat berat, kami berharap sumbatan bisa teratasi. Minimal aliran air lancar, sehingga meskipun masih ada potensi banjir, dampaknya bisa dikurangi dan genangannya tidak terlalu lama,” ujarnya.

Sumbatan ini juga menyebabkan limpasan air menjalar hingga Kecamatan Ngusikan. Aliran dari Desa Gedongombo dan Daditungal (Ploso), serta Desa Sidokaton (Kudu), menyeberang jalan dan masuk ke saluran buang hingga Desa Kedungbogo dan Desa Ketapangkuning (Ngusikan), sepanjang sekitar delapan kilometer.

Akibatnya, muka air di hulu Dam Mernung, Desa Sumbernongko, masih cukup tinggi meski belum mencapai puncak tanggul.

“Kami mencoba atasi sumbatan ini agar meskipun banjir masih terjadi, aliran air bisa cepat terbuang,” tutup Sultoni. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.