KabarBaik.co – Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan dua dari tiga santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, yang terseret ombak di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, pada Rabu (9/4) lalu.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P. H mengatakan, bahwa tim SAR gabungan berhasil menemukan hingga mengevakuasi dua korban tenggelam yang bernama Yasser Arafat Inninawa, 15 tahun, dan Muhammad Luthfi Munawar, 15 tahun, pada Jumat (11/4) sekitar pukul 07.38 WIB. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara satu santri lagi Fahmi Sirilah, 15, hingga kini masih dalam pencarian. Ketiga anak tersebut berstatus sebagai pelajar MTs Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto.
“Satu korban atas nama, Yasser Arafat Inninawa, 15, telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (11/4) pada pukul 07.38 WIB pada koordinat 8°24’28″S 112°32’09″E dengan jarak lebih kurang 1 NM dari LKK. Dan, korban dalam kondisi Sudan meninggal dunia (MD),” terang Nanang, lewat selulernya.
Kemudian, pada pukul 08.47 WIB Tim SAR Gabungan SRU 2 berhasil menemukan dan mengevakuasi korban bernama Muhammad Luthfi Munawar, 15, juga dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 8°24’28″S 112°32’09″E dengan jarak lebih kurang 1 NM dari LKK.
Menurut Nanang, untuk selanjutnya dua korban yang sudah ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit Syaiful Anwar, Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut. “Dan, Tim SAR pada sekitar pukul 09.00 WIB kembali melanjutkan operasi pencarian satu korban lain yaitu Fahmi Sirilah di Pantai Balekambang,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, bahwa tiga Santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, pada Rabu (9/4) sekitar pukul 13.00 WIB siang.
Di mana, dari keterangan di lapangan, bahwa saat itu tujuh orang rombongan sedang menikmati waktu liburan di kawasan wisata Pantai Balekambang usai perjalanan dari Kota Batu. (*)






