Ribuan Pesilat PSHT Padati Mapolrestabes Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Pembacokan 2 Petugas Valet

oleh -137 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 31 at 3.12.42 PM
Suasana aksi oleh massa PSHT di depan Polrestabes Surabaya. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Ribuan pesilat PSHT dari sejumlah wilayah di Jatim memadati halaman depan Mapolrestabes Surabaya. Aksi damai ini digelar sebagai bentuk keprihatinan sekaligus tuntutan agar kasus pembacokan terhadap dua petugas valet, Feri, 25, dan Didik, 28, oleh sekelompok debt collector segera ditangani secara tegas dan tuntas.

Massa mulai berdatangan menggunakan motor sejak pukul 14.30 WIB. Mereka tampak kompak mengenakan seragam organisasi serta membawa bendera komunitas, bergerak tertib tanpa menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan lain.

Dalam orasinya, Komando Arush Bawah PSHT Jawa Timur, Bondan, menegaskan bahwa kehadiran mereka murni untuk menyuarakan keadilan dan kepastian hukum. Ia menegaskan seluruh elemen PSHT sangat mencintai perdamaian dan menolak segala bentuk tindakan anarkis.

“Kami buktikan bahwa arush bawah PSHT adalah masyarakat yang cinta damai dan taat aturan. Namun kami tidak bisa diam melihat peristiwa kekerasan yang menimpa saudara kita Feri dan Didik. Kami mendesak aparat penegak hukum mengusut perkara ini secara objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum kepada seluruh masyarakat,” tegas Bondan di hadapan ribuan peserta aksi, Jumat (31/7).

Setelah menyampaikan tuntutan dan aspirasi massa, Bondan bersama sejumlah perwakilan PSHT masuk ke dalam lingkungan Mapolrestabes Surabaya guna menemui Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Pertemuan tersebut bertujuan menyampaikan secara resmi harapan organisasi agar proses hukum berjalan cepat dan tidak ada satu pun pihak yang luput dari tanggung jawab.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawasan ketat dari petugas kepolisian. Massa berharap keadilan segera ditegakkan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat dapat merasakan keamanan serta perlindungan hukum yang nyata. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.