21 Agustus Hari Penghormatan Korban Terorisme: Mengingat Penyintas-Memperkuat Solidaritas

oleh -173 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 21 at 6.25.16 AM
Hari Penghormatan Korban Terorisme

KabarBaik.co – Setiap tanggal 21 Agustus, dunia memperingati Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional untuk Korban Terorisme atau International Day of Remembrance and Tribute to the Victims of Terrorism. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang para korban dan penyintas terorisme sekaligus menegaskan bahwa hak, martabat, serta kebutuhan mereka tidak boleh dilupakan.

Peringatan tersebut ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 72/165 pada 19 Desember 2017. Resolusi itu menetapkan 21 Agustus sebagai hari peringatan yang digelar setiap tahun untuk menghormati dan mendukung korban serta penyintas terorisme, sekaligus mendorong perlindungan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan fundamental mereka.

Penetapan hari internasional ini tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan mengenang mereka yang kehilangan nyawa akibat aksi teror. PBB juga menyoroti kondisi para penyintas dan keluarga korban yang dalam banyak kasus masih harus menghadapi dampak fisik, psikologis, sosial hingga ekonomi dalam jangka panjang.

Karena itu, negara-negara anggota PBB memiliki tanggung jawab utama untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada korban terorisme. Dukungan tersebut diperlukan tidak hanya sesaat setelah serangan terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan, rehabilitasi, hingga reintegrasi korban dan penyintas ke tengah masyarakat.

Gagasan untuk memberikan perhatian khusus kepada korban terorisme kemudian memperoleh landasan melalui keputusan Majelis Umum PBB pada 2017. Melalui Resolusi 72/165, PBB secara resmi menetapkan 21 Agustus sebagai International Day of Remembrance and Tribute to the Victims of Terrorism.

Resolusi tersebut diadopsi tanpa pemungutan suara dalam sidang pleno ke-73 Majelis Umum PBB pada 19 Desember 2017. Peringatan pertama kemudian dilaksanakan pada 2018.

PBB menilai pengakuan terhadap korban merupakan bagian penting dalam upaya melawan terorisme. Kesaksian dan pengalaman para korban juga dapat menjadi pengingat mengenai dampak nyata kekerasan serta pentingnya membangun masyarakat yang damai dan bebas dari teror.

Dalam perkembangannya, PBB semakin menekankan pentingnya program bantuan yang komprehensif bagi korban, mencakup kebutuhan segera, jangka pendek, maupun jangka panjang. Hal itu ditegaskan kembali melalui Resolusi 73/305 yang mendorong peningkatan kerja sama internasional dalam membantu korban terorisme.

Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional untuk Korban Terorisme menjadi pengingat bahwa dampak terorisme tidak berhenti ketika sebuah serangan berakhir. Luka yang ditinggalkan dapat terus dirasakan korban, keluarga, dan masyarakat selama bertahun-tahun.

Momentum 21 Agustus karena itu menjadi ajakan bagi masyarakat internasional untuk tidak melupakan mereka yang menjadi korban. Lebih dari sekadar mengenang, peringatan ini menegaskan pentingnya solidaritas, perlindungan hak asasi manusia, dukungan terhadap penyintas, serta komitmen bersama untuk mencegah terorisme dan membangun masa depan yang lebih damai. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.