294 Tukang Becak di Kota Mojokerto Dapat ‘THR’ Rp 350 Ribu dari Ning Ita

oleh -116 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 03 at 2.05.17 PM
Wali Kota Ika Puspitasari saat menyerahkan bansos Rp 350.000 kepada tukang becak (Istimewa)

KabarBaik.co, Kota Mojokerto – Menjelang lebaran, Pemkot Mojokerto menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai kepada 294 tukang becak kurang mampu.

Penyaluran bantuan berlangsung di Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Kota Mojokerto. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 350.000 yang bersumber dari APBD Kota Mojokerto.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita.

Ning Ita mengatakan bansos ini rutin diberikan setiap tahun menjelang Lebaran. Pemkot memahami bahwa kebutuhan masyarakat cenderung meningkat menjelang hari raya, sementara penghasilan tukang becak tidak menentu.

“Bansos untuk tukang becak ini kita berikan setiap tahun menjelang Idul Fitri, karena kita tahu harga-harga menjelang Lebaran cenderung naik dibandingkan hari biasa,” ujarnya, Selasa (3/3).

Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para tukang becak, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Selain kepada tukang becak, Pemkot Mojokerto juga akan menyalurkan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas, anak yatim piatu non panti, serta lansia kurang mampu.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga, sehingga para penerima bisa menyambut hari raya dengan bahagia,” kata Ning Ita.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap penyaluran bantuan sosial dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.