70 Sekolah di Kota Blitar Optimalkan Pembelajaran Digital Pakai Smart TV Bantuan Pusat

oleh -196 Dilihat
317ab657 e9c1 4fe9 9edc 0c23a69180c5
Proses pembelajaran menggunakan Smart TV. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co – Bantuan Smart TV dari pemerintah pusat yang sempat diterima sekolah-sekolah di Kota Blitar kini mulai dioptimalkan untuk kegiatan belajar mengajar.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar memastikan perangkat tersebut sudah aktif digunakan dan memberi dampak langsung pada proses pembelajaran di kelas.

Kepala Dispendik Kota Blitar Dindin Alinurdin, menyampaikan hingga saat ini sekitar 70 sekolah negeri dari jenjang TK, SD, hingga SMP telah memanfaatkan Smart TV sebagai media pembelajaran.

Meski bantuan diterima sejak tahun lalu, pemakaian kini semakin maksimal seiring adaptasi guru dan sekolah.

“Total sekitar 70 sekolah negeri sudah menggunakan Smart TV. Pemanfaatannya terus kami dorong agar benar-benar menunjang pembelajaran,” ujar Dindin, Senin (26/1).

Menurutnya, setiap sekolah menerima satu unit Smart TV yang digunakan secara bergantian antar kelas. Perangkat tersebut dimanfaatkan untuk menampilkan materi visual, video pembelajaran, hingga aplikasi edukasi yang mendukung metode belajar interaktif.

Salah satu guru SDN 1 Bendogerit Kota Blitar Hasim Mujadi, mengungkapkan sekolah telah menyusun jadwal khusus penggunaan Smart TV agar seluruh kelas dapat merasakan manfaatnya.

Selain itu, guru juga diberikan waktu tersendiri untuk belajar mengoperasikan perangkat tersebut.

“Penggunaan Smart TV dijadwal bergilir. Guru juga belajar pengoperasian di luar jam pelajaran, sementara untuk pembelajaran kami memanfaatkan aplikasi bawaan seperti Teman Belajar,” jelas Hasim.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.